BASISBERITA.COM, Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Pemerintah Kota Manado kembali melaksanakan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat. Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid Agung Awwal Fathul Mubien, Tuminting, Kota Manado, Rabu (4/3/2026), dalam suasana religius dan penuh keakraban.
Hadir langsung Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, didampingi Ketua TP-PKK Sulut Ny Anik Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Denny Mangala, jajaran pejabat Pemprov Sulut, serta unsur Forkopimda.
Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Pemprov Sulut yang akan berlanjut ke berbagai kabupaten dan kota lainnya sebagai wujud silaturahmi pemerintah dengan umat Muslim di daerah.
Sebelum memberikan sambutan, Gubernur Yulius bersama jajaran menyerahkan bantuan kepada warga. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan rasa syukur karena dapat berkumpul dan berbuka puasa bersama masyarakat Kota Manado.
“Ini menjadi momen kebersamaan sebelum kami melanjutkan Safari Ramadhan ke daerah lain. Sore ini kita berbuka puasa bersama masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Yulius juga menyinggung kondisi ekonomi daerah, terutama terkait inflasi. Berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, angka inflasi Sulut berada di kisaran 4,75 persen dan menunjukkan tren kenaikan.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak berdampak pada daya beli masyarakat, terlebih selama Ramadhan ketika kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat.
“Saya sudah perintahkan satgas untuk turun melakukan operasi pasar agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga terkendali,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa Satgas Pangan harus aktif memantau distribusi dan harga komoditas penting, sehingga masyarakat tidak terbebani lonjakan harga.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah yang memberikan pesan spiritual kepada jamaah, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kebersamaan yang terjalin di Masjid Awwal Fathul Mubien menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat.(sco/*)

