Pendidikan

PMR SMA Negeri 1 Tomohon Resmi Berganti Nahkoda, Semangat Kemanusiaan Tetap Menyala

BASISBERITA.COM, Tomohon — Semangat kepemimpinan, pengabdian, dan nilai-nilai kemanusiaan kembali diteguhkan melalui Pelantikan Pengurus Palang Merah Remaja (PMR) Unit SMA Negeri 1 Tomohon masa bakti 2026–2027 yang digelar pada Selasa, 28 April 2026, di lingkungan SMA Negeri 1 Tomohon.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet organisasi kemanusiaan di kalangan pelajar, sekaligus memperkuat karakter generasi muda yang berjiwa sosial, disiplin, serta memiliki semangat sukarela dalam melayani sesama.

Kepala SMA Negeri 1 Tomohon, Dr. Maria R. Walukow, S.Pd., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa PMR bukan sekadar organisasi ekstrakurikuler, melainkan ruang pembinaan karakter yang sangat penting bagi siswa. Menurutnya, PMR menjadi wadah lahirnya generasi muda yang memiliki empati tinggi, tanggung jawab sosial, serta semangat kepemimpinan yang kuat.

Keterangan tidak tersedia.
Penyematan Rompi PMI Kepada Pengurus PMR yang baru oleh Kepala SMA N 1 Tomohon

“PMR adalah tempat lahirnya generasi yang memiliki empati tinggi, disiplin, dan tanggung jawab sosial. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa semangat baru serta terus menjaga nama baik sekolah melalui aksi-aksi nyata kemanusiaan,” ujar Walukow.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Tomohon, drg. Jeand’arc Florentia Karundeng, melalui sambutan yang disampaikan oleh Wakil Ketua PMI Kota Tomohon, dr. Irene E.L. Pandeiroot, MM, M.Kes., memberikan apresiasi atas konsistensi SMA Negeri 1 Tomohon dalam membina kader-kader PMR yang aktif dan berprestasi.

Keterangan tidak tersedia.
Pengalungan Sleyer Oleh Wakil Ketua PMI Kota Tomohon kepada Ketua PMR yang baru

Ia menegaskan bahwa PMR memiliki peran strategis dalam menanamkan prinsip-prinsip kepalangmerahan sejak usia dini, sehingga ke depan akan lahir generasi yang siap menjadi relawan kemanusiaan di tengah masyarakat.

“PMR bukan hanya belajar tentang pertolongan pertama, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan, solidaritas, dan kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan bangsa. Dari PMR, lahir calon-calon relawan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama,” tutur dr. Irene.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Markas PMI Kota Tomohon, Ricko Losu, S.T., menekankan pentingnya kesinambungan organisasi melalui proses regenerasi yang sehat, aktif, dan berkelanjutan.

Keterangan tidak tersedia.
Ricko Losu, S.T, Selaku Kepala Markas PMI Kota Tomohon

Ia menjelaskan bahwa Markas PMI Kota Tomohon memiliki peran sentral sebagai pelaksana berbagai kegiatan kepalangmerahan, termasuk pembinaan PMR di sekolah-sekolah. Markas PMI, khususnya di tingkat kota dan kabupaten, menjadi ruang pembelajaran, pengembangan karakter, serta tempat pengasahan keterampilan kepalangmerahan bagi anggota PMR.

“Markas PMI adalah rumah bagi anggota PMR untuk belajar, berlatih, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Di sinilah mereka dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan siap hadir untuk membantu masyarakat,” jelas Losu.

Puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan Panji PMI dari Ketua PMR masa bakti 2025–2026, Millicent Angow, kepada Ketua PMR masa bakti 2026–2027, Calvin Kumendong.

Keterangan tidak tersedia.

Momen tersebut menjadi simbol resmi pergantian kepemimpinan sekaligus penyerahan tanggung jawab dalam melanjutkan perjuangan organisasi PMR di SMA Negeri 1 Tomohon. Penyerahan panji berlangsung penuh haru dan sarat makna, mencerminkan semangat estafet kepemimpinan yang harus terus dijaga dalam tubuh organisasi.

Ketua PMR terpilih, Calvin Kumendong, menyampaikan komitmennya untuk membawa PMR menjadi organisasi yang semakin aktif, inovatif, dan berdampak nyata bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.

“Kami ingin PMR tidak hanya dikenal sebagai organisasi sekolah, tetapi menjadi ruang nyata untuk belajar melayani sesama, menumbuhkan rasa solidaritas, dan memberi dampak positif bagi banyak orang,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakasek Bidang Kesiswaan Dra. Ribka J. Sanger, M.M., Wakasek Bidang Sarana dan Prasarana Agustien Goni, S.Pd., M.Si., Wakasek Bidang Hubungan Masyarakat Deysje Pangemanan, S.Pd., M.M., para guru pembina, Staff Markas PMI Kota Tomohon Arsel Rumayar, S.Si., Komandan Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Markas Kota Tomohon Militia J. Kalalo, S.KG., serta Sekretaris KSR PMI Unit Markas Kota Tomohon Andreas Manopo.

Keterangan tidak tersedia.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pembinaan karakter generasi muda melalui organisasi PMR, yang selama ini menjadi salah satu wadah strategis dalam menanamkan nilai kepedulian sosial dan jiwa kemanusiaan.

Pelantikan ini menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan terus tumbuh subur di kalangan generasi muda Tomohon. Dari ruang sekolah, nilai-nilai kepedulian dipupuk dan diwariskan, untuk kelak menjadi kekuatan besar dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, tangguh, dan berjiwa sosial.

Melalui kepengurusan baru ini, diharapkan PMR SMA Negeri 1 Tomohon mampu terus berkembang sebagai organisasi yang tidak hanya aktif di lingkungan sekolah, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam menumbuhkan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat.(AP)

Baca Juga

Konjen Amerika Serikat Temui Gubernur Olly Dondokambey, Bahas Kerja Sama di Sektor Pendidikan

Basis Berita

Begini Harapan Steven Kandouw bagi Yayasan Medika GMIM

Basis Berita

Anik Yulius Selvanus Jadi Juri Kehormatan, Grand Final Duta Cegah Stunting Remaja Sulut Tekankan Edukasi Dini

Basis Berita