Ekonomi Pemerintahan

KUR Kurang Terserap, Wagub Steven Kandouw Imbau Kabupaten/kota se Sulut Jangan Puas

BASISIBERITA.COM, Manado – Secara nasional, Sulawesi Utara (Sulut) menempati urutan ke-25 terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR, yang dialokasikan pemerintah untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Itu artinya, realisasi KUR terbilang masih rendah.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan dari total KUR Rp7 triliun untuk Sulut yang terserap hanya Rp2,7 triliun. Kurangnya penyerapan tersebut disayangkan orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai ini.

“Potensi sebesar itu tidak dimanfaatkan dengan baik. Bisa dibayangkan kalau uang sebesar itu beredar di masyarakat, akan menjadi modal yang memiliki daya ungkit bagi perekonomian,” ungkap Wagub Kandouw saat menghadiri Rakorda Peningkatan Penyaluran Kredit Usaha Tahun 2023 di Sulut yang dilaksanakan di Aula Gedung Keuangan Negara (GKN) Manado, Selasa (11/4/2023).

Wagub pun mendorong Dinas Koperasi yang ada di Sulut melakukan evaluasi, apa saja kendala yang dialami sehingga serapan KUR masih rendah.

“Berbagai kendala yang ada ini, kuncinya adalah jangan jemu-jemu untuk mengingatkan UMKM, lakukan endorsement. Dan khusus untuk dinas koperasi kabupaten dan kota sebagai ujung tombak jangan puas berada di comfort zone,” ingatnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada

Kanwil DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara, Ratih Hapsari Kusumawardani, yang memfasilitasi kegiatan penting tersebut. “Apresiasi yang tinggi kepada Kanwil Dirjen Perbendaharaan dan Keuangan, OJK dan Bank Indonesia yang gencar untuk melakukan sosialisasi sehingga UMKM dapat memperoleh pinjaman,” tandasnya.

Di sisi lain, adanya kendala penyaluran pinjaman yang turut melibatkan Bank Himbara, dengan mekanisne prudential banking, Kandouw berharap agar ada jalan keluarnya.

“Butuh komitmen Bank Himbara, agar UMKM tidak mengalami kesulitan. Butuh informasi yang jelas. Perlu disampaikan bahwa pinjaman UMKM bukan hibah. Artinya, ada proses pengembalian. Hal ini diperlukan edukasi bagaimana cara pelaporannya. UMKM kalau tidak dibantu mereka tidak akan tahu,” tandasnya sembari menambahkan kegiatan yang dilangsungkan dapat memotivasi dinas koperasi serta Bank Himbara.

“Supaya punya pemikiran yang sama demi pertumbuhan ekonomi, pencipataan lapangan kerja demi kesejahteraan masyarakat Sulut,” pungkasnya.

Di kesempatan ini, Wagub Kandouw ikut menyerahkan SIKP Award kepada kabupaten kota di Sulut. SIKP atau Sistem Informasi Kredit Program ini diapresiasi Gubernur Olly Dondokambey.

Adapun SIKP Award ini diraih oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sangihe sebagai peringkat pertama. Selanjutnya posisi kedua dan ketiga ditempati masing-masing Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kotamobagu dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bolsel. Sementara mitra terbaik didapat Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulut.(sco/*)

Baca Juga

Steven Kandouw Sebut Lulusan Ilmu Sosial dan Politik Tetap Terpakai di Banyak Sektor

Basis Berita

Di Bandara Narita Tokyo, Gubernur Olly Dondokambey Promosi Potensi Wisata Sulut

Basis Berita

Support Pertemuan Dewan Gereja Dunia di Sulut, Gubernur Olly: Supaya Diberkati

Basis Berita