Ekonomi

Sambil Smokol dengan Media di Manado, Presiden Direktur Paparkan Performance Positif CIMB Niaga

BASISBERITA.COM, Manado – Sejumlah media di Kota Manado diundang PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) makan pagi bersama Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan dan jajaran, di Tao Yuan Chinese Restaurant Hotel Four Points Manado, Selasa (19/9/2023).

Tak hanya smokol, namun pada acara pagi ini ikut dipaparkan mengenai performance CIMB Niaga. Di mana, untuk laba sebelum pajak konsolidasian, CIMB Niaga peroleh Rp4,2 triliun, naik 25,8 persen  Year on Year (Y-o-Y).

Dibeberkan Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan, gambaran CIMB Niaga hingga posisi Semester I Tahun 2023 hasilnya cukup baik.

Terkait pinjaman, beber Darmawan, CIMB Niaga alami pertumbuhan 8,6 persen (Y-o-Y) menjadi Rp206,0 triliun (atau Rp205,1 triliun di luar pembiayaan Salam), didukung pertumbuhan bisnis Corporate Banking (+13,2% Y-o-Y) dan Consumer Banking (+8,0% Y-o-Y). Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”) tumbuh 4,8% Y-o-Y, sementara Kredit Pemilikan Mobil (“KPM”) meningkat sebesar 14,6% Y-o-Y, termasuk kontribusi dari anak perusahaan, PT CIMB Niaga Auto Finance (“CNAF”).

Sama dengan pinjaman, ungkap Darmawan, untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) juga performancenya sangat baik. Hingga separuh tahun ini DPK mencapai Rp235, triliun dengan rasio CASA sebesar 64,3 persen.

“Sebagai hasil upaya bank membangun hubungan yang lebih erat sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah dalam memanfaatkan layanan digital CIMB Niaga,” tuturnya.

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, indikator profitabilitas utama CIMB Niaga yaitu ROE meningkat menjadi 15,4%. Bank senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio (“CAR”) dan loan to deposit ratio (“LDR”) masing-masing sebesar 23,2% dan 86,0%. Total aset konsolidasian adalah sebesar Rp329,7 triliun per 30 Juni 2023, yang semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Di perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (“UUS”) CIMB Niaga (“CIMB Niaga Syariah”) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp53,0 triliun (+25,3%) (termasuk pembiayaan Salam) dan DPK sebesar Rp44,5 triliun (+20,4%) per 30 Juni 2023.

“Sebagai salah satu bank terdepan yang aktif mengimplementasikan keberlanjutan di Indonesia, kami juga fokus untuk melakukan berbagai upaya dalam mendukung penerapan Sustainable Development Goals (SDGs). Kami terus berusaha membangun bisnis yang berkelanjutan dengan melakukan sinergi antara aspek lingkungan hidup, ekonomi, sosial, dan tata kelola ke dalam proses perbankan. Ini merupakan bukti komitmen kami untuk tidak sekadar mengejar profit, namun juga berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan dan bumi untuk generasi mendatang,” terangnya.

Dalam pertemuan dengan wartawan ini, Darmawan ikut didampingi Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung (kiri) dan Head of Region Indonesia Timur & Bali Nusra CIMB Niaga Ahmad S Ilham.(sco)

Baca Juga

Gelar High Level Meeting, BI Sulut Beber Perekonomian Kabupaten Mitra

Basis Berita

Gubernur Olly Dondokambey Harap Kepala Daerah Adopsi Pengelolaan Perikanan Hingga Kuliner Kota Oarai Jepang

Basis Berita

Kriyanusa 2023, Dekranasda Sulut Promosi Kerajinan Lokal

Basis Berita