Pemerintahan

Safari Natal di Bitung, Gubernur Olly Dondokambey Harap jadi Momen Pertobatan dan Menebar Kasih

BASISBERITA.COM, Bitung – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey melakukan Safari Natal di Kota Bitung. Kegiatan yang dirangkaikan dengan ibadah ini dilaksanakan di GOR Duasudara Bitung, Jumat (8/12/2023).

Safari Natal ini merupakan yang kedua kalinya, sebelunnya gubernur bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut telah melakukan hal yang sama di Kabupaten Minahasa Selatan.

Gubernur Olly dalam sambutannya mengatakan menjelang perayaan kelahiran Yesus Kristus, menjadi suatu hal untuk kontemplasi tentang karya pengorbanan Tuhan Yesus untuk menyelamatkan umat manusia.

“Pada saat kelahiranNya telah menimbulkan kecemburuan pemerintah saat itu, yakni Raja Herodes yang memerintah dengan sangat berkuasa dan sangat otoriter, sehingga kalau ada orang yang akan muncul, akan dihalangi,” tukasnya.

Pemerintah yang melakukan hal-hal yang menghalangi, sebut Olly, tujuannya agar dia bisa berkuasa terus.

“Memang kalau kita baca-baca di Injil, bahwa pemerintah itu pilihan Tuhan, makanya kita semua tidak bisa marah, karena pemerintah Tuhan yang pilih,” tukasnya sembari menambahkan, saat Herodes mengetahui ada raja yang baru lahir, dia mengutus tiga orang majus dengan membawa tiga persembahan yang sangat berbeda dan mahal pada saat itu, yaitu emas, mur dan kemenyan. Tapi pada saat itu, tujuan Herodes untuk mencari tahu tentang bayi Yesus yang lahir.

“Tuhan mengirim anakNya untuk menyelamatkan umatNya. Jadi begitu orang majus mengetahui kelahiran Yesus, mereka pulangnya melalui jalan lain, karena takut dengan Raja Herodes. Demikian juga dalam hidup di dunia ini, kita harus menghormati pemerintah dan Tuhan. Tetapi kalau pemerintah tidak baik, jangan pilih lagi,” ujarnya.

“Ngoni rasa-rasa jo pilih mana orang yang baik. Sebab, dewasa ini, setiap rekam jejak seseorang mudah diketahui,” ujarnya.

Olly juga mengajak jemaat dan pemerintah yang hadir di momen Natal untuk betul-betul mengalami pertobatan.

“Bukan berobat yah. Tetapi bertobat. Karena kalau berobat, ketika sembuh akan kembali lagi melakukan dosa,” sebutnya.

Sebagaimana makna Natal yang sesungguhnya yang berbicara tentang kasih, Gubernur Olly juga mengajak semua yang hadir untuk menebar kasih.

“Makna Natal adalah tentang kasih kepada sesama. Jadi miliki sifat-sifat kasih dan jadikan perbedaan menjadi warna dalam kehidupan,” tukasnya.

Orang nomor satu di Sulut ini juga mengisahkan bagaimana upaya pemerintah saat berjuang di kala pandemi Covid-19.

“Meski sempat mengalami badai Covid-19, namun ekonomi Sulut tumbuh dengan baik, demikian juga dengan El Nino atau musim kemarau panjang, namun Sulut masih ada hujan biar satu-satu, karena kita semua adalah ciptaan Tuhan yang saling menghormati dan menyayangi,” jelasnya.

Dalam hidup ini, kata Olly, ada tiga hal yang harus dilakukan sebagai panggilan gereja, yaitu bersekutu, bersaksi dan melayani.

“Yang tak kalah pentingnya adalah bagi-bagi berkat, di mana yang berkelimpahan menopang yang berkekurangan,” tandasnya.(sco/*)

Baca Juga

Minahasa Wakefest 2023 Digelar di Danau Tondano, IWWF Siap Promosikan Pariwisata

Basis Berita

Kunjungi Warisan Unesco di Kyoto Jepang, Gubernur OD Dorong Kepala Daerah se Sulut Lestarikan Adat dan Budaya

Basis Berita

Buka Turnamen Sepak Bola KNPI Cup 2023 di Sitaro, Steven Kandouw: Jaga Persatuan dan Kesatuan

Basis Berita