Pemerintahan

Tiga Isu Strategis Ini Disampaikan pada Apel PIKA

BASISBERITA.COM, Manado – Ada tiga isu strategis disampaikan pada Apel Pimpinan Kecamatan (PIKA), Selasa (12/12/2023) di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut. Isu itu disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Asisten I Denny Mangala.

Pertama, terkait dengan Kamtibmas. Kata Mangala, Sulut sebagai daerah yang terkenal dengan rukun dan damai, diharapkan terus dijaga dan dipelihara.

Sementara, baru-baru ini di Kota Bitung sempat terjadi masalah. “Tolong kita lakukan deteksi dini. Di titik-titik yang bisa menimbulkan potensi kerawanan. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru),” tutur Mangala.

Upaya antisipasi, lanjut dia, dilakukan dengan rutin koordinasi menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing.

“Ke depan diharapkan tak terjadi case seperti di Bitung,” sambungnya.

Isu yang kedua adalah inflasi. Inflasi ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Dikatakan Mangala, setiap Senin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia melakukan evaluasi perkembangan inflasi di setiap daerah.

“Bahkan, ada surat edaran kalau daerah inflasi di atas, tak diperkenankan lakukan perjalanan luar,” tuturnya.

Untuk komoditas pemicu inflasi, seperti cabe, beras patut diantisipasi. Khusus cabe, ungkap Mangala, ditemukan di petani hanya Rp80.000 per kilogram. Sementarq di pasar melonjak hingga Rp130.000.

“Ini kan ada yang bermain,” kata dia.

Sesuai arahan Gubernur Olly, ujar Mangala, instansi terkait diperintahkan turun ke lapangan untuk mengecek semua petani yang akan panen cabe.

“Pemprov siap beli cabe dari petani. Dan akan dijual ke masyarakat dengan harga yang sama diambil dari petani,” tuturnya.

Apabila masih kurang, lanjut dia, Gubernur Olly menyiapkan langkah dengan mengambil cabe dari luar Sulut.

Sementara untuk beras yang belakangan ini harganya mulai merangkak naik, diduga karena ada oknum yang memainkan harga di pasar.

“Kita harus sikapi. Makanya Pemprov Sulut adakan operasi pasar di semua kabupaten/kota se Sulut,” ungkapnya.

Adapun isu terakhir adalah terkait kesuksesan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Mohon dukungan bapak/ibu pastikan bahwa surat suara, alat kelengkapan Pemilu sampai ke TPS. Kalau ada persoalan tolong disampaikan,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sulut Andra Mawuntu dalam laporannya mengatakan tujuan diadakan PIKA ini untuk membangun koordinasi dan sinergitas antarperangkat daerah terkait pemerintah daerah se kabupaten/kota di Sulut.

“Perkuat hubungan tingkat pemerintah terlebih khusus pemerintah umum,” tukasnya.(sco)

Baca Juga

Bupati Minsel FDW Ikuti Ibadah Syukur HUT ke-61 P/KB GMIM di Stadion Duasudara Bitung

Basis Berita

Kepada Pejabat yang Punya Jabatan Baru, Sekdaprov Steve Kepel Minta Kolaboratif

Basis Berita

KLHK Gelar Sosialisasi di Sulut, Pemprov Respons Positif Emisi Gas Rumah Kaca

Basis Berita