Pemerintahan

Sulawesi Utara dan Sabah Malaysia Sepakat Perkuat Kerja Sama Kepariwisataan

BASISBERITA.COM, Manado – Pariwisata menjadi salah satu sektor yang digenjot Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sulut dr Kartika Devi Tanos, langsung menindaklanjutinya instruksi pimpinan, di antaranya melakukan penguatan networking dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah dengan negeri tetangga Malaysia khususnya Kota Kinabalu Provinsi Sabah.

Di sele-sela acara “the 2nd International Bussines Event Forum” yang diadakan di Sabah International Convention Center Kota Kinabalu (28/2/2025) Devi didampingi Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kota Tomohon Judhistira Siwu, Wakil Ketua Bidang Peridag Kadin Sulut Flori Sumerah dan aktivis pariwisata Sulut Dino Gobel melakukan percakapan khusus dengan CEO Sabah Tourism Board (Badan Pariwisata Sabah) Julinus Jeffery Jimit.

Dari percakapan tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan antara lain kesepakatan bersama untuk memperkuat promosi pariwisata kedua belah pihak dan merekomendasikan keberlanjutan rute penerbangan langsung rute Kota Kinabalu – Manado dengan maskapai Air Asia.

Selain itu, kerja sama lainnya yakni berupaya menjadikan Kota Kinabalu dan Manado sebagai Regional Hub masing-masing negara untuk kunjungan wisatawan inbound maupuin outbound.

“Saling mempromosikan pariwisata dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan baik ke Sulawesi Utara maupun Sabah,” pungkas dr Devi.

Diketahui, kehadiran dr Devi dan rombongan pada “The 2nd International Bussines Events Forum 2025” yang berlangsung di Kota Kinabalu Provinsi Sabah pada tanggal 27-28 Februari 2025, untuk mempromosikan Bumi Nyiur Melambai.

“Menjadikan pariwisata Sulawesi Utara sebagai destinasi wisata kelas dunia maka harus dipasarkan melalui forum-forum yang tepat sasaran seperti ini. Salah satu keunggulan potensi pariwisata Sulawesi Utara adalah event. Pada tahun ini ada 2 even di Suwesi Utara yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) sebagai Calendar of Event unggulan nasional yaitu Tomohon International Flower Festival (TIFF) dan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL). Saya optimis event-event ini dapat menjadi “magnet” untuk mendatangkan wisatawan ke Sulawesi Utara” ungkap Devi.

Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 2.000 peserta yang merupakan pelaku usaha maupun stakeholders pariwisata dari seluruh dunia.(sco/*)

Baca Juga

Mono Turang Hadiri Ibadah Agung HUT Ke-88 WKI Sinode GMIM

Andreas Poluan

Steven Kandouw Buka Konsultasi BPS se-KGPM: Peka Kondisi Sekitar

Basis Berita

Buka Mukerda GPdI Sulut, Gubernur Olly Dondokambey Ingatkan Tantangan di Dalam Keluarga

Basis Berita