BASISBERITA.COM, Manado – Pascapelantikan ‘Duet Pemimpin’ Sulawesi Utara (Sulut), Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, fokus perhatian seakan terpusat ke Kantor Gubernur Sulut. Sejumlah pihak mulai menilai kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di bawah kepemimpinan baru. Terkait perkembangan itu Pengamat Politik & Pemerintahan Sulut jebolan Fisipol UGM Yogyakarta, Taufik M Tumbelaka angkat bicara.
“Jika ditanya terkait penilaian terhadap kinerja Gubernur dan Wagub Sulut, maka sederhana saja jawaban saya, belum bisa dinilai karena baru di triwulan pertama pascapelantikan kepala daerah. Sekarang masih fase adaptasi, observasi serta evaluasi. Itu normal dalam Oraganisasi & Manajemen atau O&M dunia pemerintahan. Jadi belum bisa dinilai, masih terlalu ‘pagi’ untuk mengambil penilaian kinerja. Belum bisa diambil kesimpulan gambaran awal sebagai penilaian,” jelas Taufik M Tumbelaka kepada media ini, Jumat (2/5/2025).
Lanjut Taufik M Tumbelaka terkait penilaian kinerja Gubernur dan Wagub Sulut.
“Perlu dipahami untuk Sulut saat ini dipimpin duet pemimpin baru, dan di sisi lain secara bersamaan ada pemimpin baru nasional juga, maka kondisi ini perlu dipahami karena otomatis akan terkait. Berbeda dengan Kota Manado dan Minahasa Utara yang duet pemimpin lanjut periode. Jadi bisa langsung gerak cepat,” tuturnya.
“Itupun masih ada masa evaluasi internal serta perlu penyesuaian terhadap pemimpin baru di level nasional serta kebijakan-kebijakannya yang masuk kategori khusus seperti kebijakan efisiensi atau penghematan anggaran, Asta Cita dan lainnya,” sambung Taufik M Tumbelaka Tumbelaka.(sco)

