BASISBERITA.COM, Manado – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat membentuk Koperasi Merah Putih. Tercatat, hampir 100 persen koperasi itu telah terbentuk, yang tersebar di desa maupun kelurahan se Sulut.
“Seluruh desa/kelurahan telah membentuk 1.701 koperasi, dari total 1.839 koperasi desa/kelurahan yang ada di Sulawesi Utara,” kata Gubernur Sulut Yulius Selvanus ketika memberikan laporan di hadapan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Yandri Susanto pada ‘Peluncuran dan Dialog Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih’ di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Sabtu (31/5/025).
Yulius berharap sisa koperasi yang belum terbentuk segera terbentuk. “Kiranya dengan kegiatan ini, pihak-pihak terkait dapat berkolaborasi demi kesejahteraan kita, rakyat Indonesia,” tukasnya.
Proses pembentukan koperasi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto ini, diyakininya menjadikan koperasi di Sulut akan menjadi koperasi percontohan.
Lebih jauh, kata dia, Koperasi Merah Putih diinisiasi Presiden Prabowo untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Bukan pula mematikan usaha yang sudah ada sebelumnya.
“Kita tidak akan mematikan usaha yang sudah ada. Warung-warung silakan lanjutkan kita fair berbisnis. Negara inginnya semua sejahtera semua mendapatkan pelayanan gas LPG, pupuk, kesehatan, semua benar-benar sampai ke rakyat,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan ini, bupati dan wakikota se Sulut.(sco/*)

