BASISBERITA.COM, Minahasa – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) bersama Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil-KB) Sulut mendorong pemerintah daerah mempercepat penurunan stunting.
Hal tersebut seperti yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto. Agar daerah di Indonesia tidak lagi memiliki masalah stunting.
Dua instansi ini getol turun ke daerah guna mengevaluasi progres penurunan stunting. Seperti, pada Selasa (12/8/2025), mereka turun ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa. Dalam kunjungan ini Kepala Kanwil Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana (Dukcapil-KB) Sulut Christodharma Sondakh diterima Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang di ruang kerjanya.
Kunjungan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Keluarga Berencana (DAK BOKB) 2025 yang realisasinya masih di bawah target, sekaligus memantau kemajuan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan provinsi terhadap program Keluarga Berencana dan pembangunan kependudukan di Minahasa.
“Kami siap berkolaborasi untuk mempercepat pencapaian target realisasi DAK BOKB maupun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan,” ujarnya.
Hasil monitoring dan evaluasi ini menunjukkan realisasi fisik dan keuangan DAK BOKB Kabupaten Minahasa hingga semester satu masih di bawah target.
“Kami berharap Pemkab Minahasa dapat melakukan percepatan pelaksanaan program agar serapan anggaran meningkat. DAK BOKB ini sangat strategis untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan KB,” kata Winokan.
Pada kesempatan yang sama, tim monev juga menyampaikan adanya Indikator Peta Jalan Pembangunan Kependudukan yang belum di masukkan dalam dokumen perencanaan.
“Kami menyakini bahwa kabupaten minahasa akan lakukan percepatan realisasi DAK BOKB serta memasukkan beberapa indikator Peta Jalan Pembangunan Kependudukan dalam dokumen perencanaan, sehingga target pembangunan kependudukan di Minahasa bisa tercapai sesuai rencana,” ujar Sondakh.
Kegiatan monev ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mewujudkan pelayanan KB yang berkualitas dan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.(sco)

