BASISBERITA.COM, Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus diwakili Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sulut, Audy Pangemanan membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dalam Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut Angkatan 6-13 Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di BPSDMD Sulut, pada Senin (20/10/2025).
Dalam sambutan gubernur, Pangemenan mengatakan para peserta yang terdiri dari 320 PPPK ini patut bersyukur karena sudah bisa mengikuti orientasi.
“Masih ada ribuan lainnya di luar sana yang belum memperoleh kesempatan seperti ini. Maka dari itu kiranya teman-teman bisa memanfaatkan waktu yang terbaik dalam rangka ikut orientasi ini,” kata Pangemanan.
Ia menegaskan orientasi merupakan momentum karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kalian sudah melewati proses seleksi dan penetapan PPPK. Sekarang kita melangkah ke tahap selanjutnya mengenali lebih dalam menjadi ASN,” tuturnya.
Sebagai ASN, lanjut dia, kalian harus memahami peran dan tanggung jawab sebagai pelayanan publik.
“Menanamkan nilai-nilai dasar ASN yang kemudian hari jadi pedoman di dalam teman-teman bekerja dan berkarya,” tukasnya.
Dalam orientasi ini, dibeber Pangemanan, para peserta akan dibentuk mindset, karakter sebagai ASN.
“Bekerja di pemerintahan bukan sekadar rutinitas tapi bicara mengenai pengabdian, integritas, pelayanan yang tulus kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan sebagai ASN bukan sekadar pekerjaan yang biasa-biasa saja. “ASN itu garda terdepan dalam kebijakan publik dan pembangunan daerah. Tanggung jawab besar ada di pundak kita untuk melayani masyarakat dengan profesional, adil dan penuh integritas,” pungkasnya.
Pangemanan membeber dalam orientasi ini para peserta akan dilatih mengenai pembekalan nilai-nilai dasar ASN, kedudukan dan peran PPPK dalam sistem birokrasi dan wawasan kebangsaan termasuk cinta tanah air serta bela negara dan bangsa.
“Akan ada juga sesi refleksi dan pembelajaran interaktif sudah dirancang agar peserta perkuat integritas, perluas cara pandang bagaimana jadi pelayanan publik yang baik,” tuturnya.
Pangemanan berharap peserta menuntaskan orientasi menjadi pribadi yang lebih baik dan diimplementasikan ke instansi masing-masing.
“Jadilah ASN yang jangan bekerja keras tapi kerja dengan hati. Masyarakat tak nilai kita seberapa tinggi jabatan kita, tapi masyarakat nilai kita dari seberapa besar manfaat yang sudah kita berikan,” pungkasnya.
Dalam orientasi ini turut dihadiri, di antaranya Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial, Dantje Lantang, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Inti, Charles Taju, dan para widyaswara.(sco)

