Pemerintahan

Tetap Aktif dan Bahagia, Sekolah Lansia Diharapkan Jadi Ruang Tumbuh Para Oma-Opa

BASISBERITA.COM, Manado – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Sulut, dr Jeanny Yola Winokan, MAP mengungkapkan Sekolah Lanjut Usia (Lansia) bagian dari pembangunan daerah. Olehnya, ia mengharapkan para oma-opa bisa ikut program tersebut.

“Sekolah Lansia merupakan agenda percepatan kualitas Sumber Daya Manusia yang menjadi program prioritas nasional,” kata Winokan usai Wisuda dan Launching Sekolah Lansia Wredatama di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat (28/11/2025).

Diutarakannya, program Sekolah Lansia terbukti membantu mencegah penurunan fungsi kognitif karena mendorong lansia tetap aktif, gembira dan bersosialisasi.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari mandat nasional Kementerian Pendudukan dan Pembangunan Keluarga untuk memperkuat pelayanan bagi lansia di seluruh daerah.

“Terutama mendorong peningkatan populausi di Indonesia yang terus bertambah dari tahun ke tahun termasuk di Sulawesi Utara,” tuturnya.

Ia menyebut dalam proses pembelajaran akan dilakukan sebanyak 12 kali, melalui mekanisme pendekatan strategis komprehensif dan keberlanjutan.

“Para lansia dibentuk pola hidip sehat, peningkatan mental dan spiritual. Kami ingin lansia tetap aktof mampu jalani peran strategis dalam keluarga dan masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya wisuda yang diikuti 104 lansia ini dipimpin Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay. Dalam sambutannya mewakili Gubernur Yulius Selvanus, ia mengaku bangga bisa hadir dalam kegiatan ini.

Menurut dia, umur di lanjut usia merupakan karunia dan bahagia menjadi pilihan.

“Bertambah usia alamiah, tapi bagaimana menjalani hidup dengan hati gembira adalah keputusan kita,” ujar wagub.

Para lansia yang telah diwisuda, wagub mengucapkan banyak selamat dan mengaku bangga.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, tapi merupakan simbol bahwa pembelajaran tidak mengenal batas usia dan bahwa semangat untuk

meningkatkan kualitas diri adalah modal paling berharga bagi pembangunan bangsa,” terangnga.

Di kesempatan ini, wagub tak lupa mengajak pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya strategis pengembangan Sekolah Lansia di Sulut lewat beberapa langkah strategis, yakni Kolaborasi multipihak dengan menperluas jangkauan Sekolah

Lansia ke seluruh kabupaten/kota dan memastikan keberlanjutan program melalui dukungan kebijakan, pendanaan serta sinergi teknis lintas sektor; Meningkatkan kualitas layanan pembinaan lansia berbasis pendekatan holistik, baik fisik, mental, sosial, maupun spiritual; Mendorong peran aktif keluarga sebagai pilar utama kesejahteraan lansia sehingga tercipta lingkungan yang inklusif dan mendukung lansia tetap berdaya guna; Mengoptimalkan organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, dan institusi keagamaan agar pembinaan lansia menjadi gerakan bersama.

Wagub pun memberi apresiasi kepada Perwakilan BKKBN Sulut atas sinergi yang terjalin selama ini dengan pemerintah daerah.

Apresiasi juga dialamatkan kepada PWRI dan seluruh pemangku kepentingan yang terus menunjukkan komitmen dalam memajukan pelayanan dan pembinaan bagi para lansia.

“Juga kepada para narasumber, fasilitator dan tenaga pendamping Sekolah Lansia yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan dan pelatihan selama ini,” tuturnya.(sco)

Baca Juga

Diserahkan Wagub Sulut, Bupati FDW Terima Piagam Penghargaan dari Kepala BKKBN RI

Basis Berita

Diikuti 100 Peserta, OD-SK Dukung Lemhannas Gelar ToT di Sulut

Basis Berita

Steven Kandouw Ajak Masyarakat Sulut Sukseskan Bintang Radio Indonesia 2023

Basis Berita