Pemerintahan

Tetengkoren Gema di Lereng Lokon, 23 Ribu Pohon Ditanam untuk Masa Depan Tomohon

BASISBERITA.COM, Tomohon — Suara tetengkoren mengawali langkah besar penghijauan di Kota Tomohon. Pemerintah kota secara resmi mencanangkan Gerakan Tomohon Menanam dengan target 23 ribu pohon dan tanaman buah, Selasa (20/1/2026), di kawasan kaki Gunung Lokon hingga akses menuju Puncak Tatara.

Pencanangan ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional tersebut oleh Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk bersama Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Gerakan ini tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi langsung diikuti aksi nyata penanaman pohon di sejumlah titik strategis. Lokasi kegiatan mencakup kawasan konservasi di sekitar Gunung Lokon, termasuk bahu jalan menuju Puncak Tatara yang selama ini menjadi jalur penting sekaligus kawasan rawan degradasi lingkungan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional terkait ketahanan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa penghijauan bukan sekadar aktivitas menanam, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan hidup.

“Gerakan ini adalah wujud tanggung jawab bersama. Menanam pohon berarti menjaga keseimbangan alam dan memastikan masa depan generasi berikutnya tetap terjaga,” ujar Senduk di hadapan peserta kegiatan.

Ia juga mengingatkan posisi Tomohon sebagai wilayah dataran tinggi yang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem kawasan sekitar. Menurutnya, upaya penghijauan harus menjadi bagian dari budaya masyarakat, bukan sekadar program pemerintah.

Lebih jauh, Wali Kota mengungkapkan bahwa satu orang membutuhkan sekitar 25 pohon untuk mencukupi kebutuhan oksigen. Berdasarkan hal itu, pemerintah mendorong munculnya kebiasaan baru di tengah masyarakat, termasuk wacana bagi calon pasangan suami istri untuk menanam pohon sebelum memasuki kehidupan rumah tangga sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.

“Dari pohon yang ditanam hari ini, tumbuh harapan akan kota yang hijau, tangguh, dan lestari,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari legislatif, aparat penegak hukum, hingga organisasi perangkat daerah. Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang bersama anggota DPRD, perwakilan instansi vertikal, serta jajaran ASN dan BUMD.

Usai pencanangan, seluruh peserta bergerak ke titik-titik penanaman untuk melakukan aksi simbolis. Bibit pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman keras dan buah yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomis bagi masyarakat.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Tomohon berharap tercipta kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Upaya penghijauan diharapkan tidak berhenti pada target penanaman, tetapi berlanjut pada perawatan dan pelestarian demi mewujudkan kota yang lebih hijau, bersih, dan nyaman.(AP)

Baca Juga

HAN 2023, Ayah Steven Kandouw dan Bunda Devi Tanos Makan Siang Bareng Delegasi Anak Sulut

Basis Berita

Walikota Caroll Siapkan Rp4,3 Miliar untuk Beasiswa di Tahun 2024

Basis Berita

Gubernur Olly Dondokambey Ungkap Arah Pembangunan Pemprov Sulut Tahun 2025

Basis Berita