BASISBERITA.COM, Manado – Komitmen Gubernur Yulius Selvanus sangat serius memajukan pendidikan di Sulawesi Utara (Sulut). Terbukti, pagu anggaran untuk Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut sendiri mencapai Rp1.148.409.230.887. Anggaran itu pun belum termasuk yang ada di cabang dinas maupun UPTD.
Khusus di lingkup Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, anggaran kedua terbanyak diplot kepada UPTD SMK Pertanian Pembangunan Negeri Kalasey Rp5.246.494.547, selanjutnya ada UPTD Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Rp592.440.777.
Data lainnya bisa dilihat pada table berikut:
Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut Femmy Suluh mengatakan prioritas tahun ini revitalisasi toilet SMA dan SMK di Sulut.
“Segera running (revitalisasi toilet). Anggarannya 9 miliar,” kata dia.
Kendati demikian, ia menuturkan belum semua toilet sekolah akan dilakukan revitalisasi.
“Baru 40an sekolah. Itu kita tarik data berdasarkan dapodik sekolah yang rusak,” ungkapnya.
Ia pun menegaskan proses pengadaan proyek revitalisasi toilet mengikuti mekanisme pengadaan dengan menggunakan e-katalog versi 6.
“Untuk anggaran revitalisasi toilet lewat mekanisme pengadaan. Bersumber dari dana efisiensi yang dialokasikan untuk pendidikan sebesar 9 miliar,” jelas Suluh saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (11/6/2025).
Sementara untuk pagu anggaran yang triliun di instansinya, ia tak membantahnya.
“Sedangkan untuk dana Dikda 1,1 triliun itu mayoritas hampi 80 persen terdiri dari gaji/tunjangan guru dan pegawai yang berjumlah hampir 8.000-an orang. Kemudian dana BOS yang ke sekolah-sekolah tapi dicatat di Dikda,” ungkapnya.(sco)

