Pemerintahan

Sulut Percepat Persiapan Paskah Nasional 2026, Panitia dan Festival Anak Mulai Bekerja

BASISBERITA.COM, Manado – Langkah Sulawesi Utara (Sulut) sebagai tuan rumah Paskah Nasional 2026 semakin konkret. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut resmi mengukuhkan Panitia Pelaksana Paskah Nasional 2026 sekaligus Panitia Festival Menghias Telur Paskah Anak se-Sulut bertema “Little Hand’s–Big Joy”, dalam agenda yang digelar di Graha Gubernur, Bumi Beringin, Kota Manado, pada Senin (23/2/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian kerja besar menyambut perhelatan nasional yang puncaknya direncanakan berlangsung di Manado pada 8 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Ny Anik Yulius Selvanus dipercaya menakhodai Festival Anak “Little Hand’s–Big Joy”. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kreativitas sekaligus pembinaan karakter bagi anak-anak di Sulut dalam semangat paskah.

Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, hadir bersama Ketua Tim Pembina Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulut Ny Anik Yulius Selvanus. Turut mendampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay dan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Denny Mangala, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Sulut. Kehadiran pimpinan daerah disambut Ketua Panitia Paskah Nasional 2026, Recky H Langie, bersama tim panitia lainnya.

Recky H Langie ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana dan memimpin struktur kepanitiaan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tokoh gereja lintas denominasi, akademisi, pelaku usaha, hingga perwakilan masyarakat. Kepanitiaan ini juga berada di bawah pelindung Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo.

Dalam arahannya, Anik Yulius Selvanus menegaskan bahwa festival anak bukan sekadar ajang lomba menghias telur. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi media edukasi untuk menanamkan nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial sejak usia dini.

Ia mengajak seluruh elemen, termasuk gereja, sekolah, komunitas, serta orang tua, untuk mengambil bagian aktif demi menyukseskan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan banyak pihak akan memperkuat dampak positif yang ingin dicapai.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Melalui festival ini, kita tanamkan nilai toleransi, persaudaraan, dan semangat berbagi. Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah yang rukun dan toleran. Nilai itu harus terus diwariskan,” ujarnya.

Sementara itu, Recky H Langie menyampaikan bahwa kepanitiaan disusun dengan semangat kolaboratif agar Paskah Nasional 2026 benar-benar menjadi momentum persatuan. Ia optimistis, dengan dukungan semua pihak, Sulawesi Utara mampu menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Struktur inti panitia menempatkan Recky H Langie sebagai Ketua, didampingi sejumlah wakil ketua dari unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Posisi Sekretaris diemban Brilliant Charles bersama jajaran wakil sekretaris, sedangkan Bendahara dipercayakan kepada Meiny Nelwan yang dibantu dua wakil bendahara.

Dalam waktu dekat, panitia dijadwalkan menggelar koordinasi lanjutan guna mematangkan konsep kegiatan, teknis pelaksanaan, serta sinergi antarbidang, sehingga seluruh rangkaian Paskah Nasional 2026 dapat berjalan tertib, lancar, dan memberi kesan positif bagi para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.(sco)

Baca Juga

Gubernur Yulius Selvanus Buka Puasa Bersama Masyarakat Boltim, Tekankan Nilai Persaudaraan

Basis Berita

Bapenda Sulut Dukung Razia Pajak Kendaraan Bersama Polda, Dorong Peningkatan PAD

Basis Berita

Ini Harapan Gubernur Olly Dondokambey Event Minahasa Wakefest 2023

Basis Berita