Ekonomi

Hijrah Sulut Fest 2026; Hadirkan Sembilan Inisiatif Ekonomi Syariah

BASISBERITA.COM, Manado – Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan melalui penyelenggaraan Hijrah Sulut Fest 2026. Festival yang telah berlangsung sejak 18 Februari hingga 15 Maret 2026 di Lapangan Parkir Kawasan Megamas, Kota Manado ini menjadi momentum strategis untuk memperluas akses keuangan syariah, meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah (eksyar), serta memperkuat kepedulian lingkungan.

Melalui Hijrah Sulut Fest, diharapkan usaha halal semakin berkembang, akses pembiayaan syariah semakin luas, literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah meningkat, serta kesadaran terhadap ekonomi hijau semakin kuat. Harapannya, ekonomi Sulut dapat tumbuh lebih inklusif dan hijau, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat pada 2026 dan seterusnya.

Adapun pada pembukaan Hijrah Sulut Fest, Sabtu (28/2/2026), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto ikut membeberkan sembilan inisiasi program ekonomi dan keuangan syariah yang terbagi dalam tiga pilar utama, yakni Program Halal, Program Inklusif, dan Program Hijau.

Program Halal

1. SERUMA – Sertifikasi Halal UMKM

Melalui program SERUMA, Bank Indonesia Sulut memfasilitasi gerai konsultasi sertifikasi halal bagi UMKM di Booth BI, bersinergi dengan LP3H Ponpes Hidayatullah. Program ini bertujuan meningkatkan jumlah produk UMKM tersertifikasi halal di Sulawesi Utara. Selain itu, diselenggarakan pula kompetisi pendamping halal terbaik sebagai bentuk apresiasi bagi pendamping yang berhasil membantu sertifikasi produk UMKM terbanyak.

2. JULEHA – Juru Sembelih Halal

Dalam mendukung penguatan halal value chain, Bank Indonesia bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat JULEHA menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Juru Sembelih Halal (JULEHA) berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sebanyak 20 peserta dari perwakilan kabupaten/kota di Sulawesi Utara mengikuti program ini. Inisiatif ini juga mendukung implementasi kebijakan Jaminan Produk Halal, termasuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah.

Program Inklusif

3. RAHMANI – Berkah Ramadhan QRIS

Melalui program RAHMANI, masyarakat didorong untuk bertransaksi digital menggunakan QRIS secara cepat, mudah, murah, aman, dan inklusif. Cukup dengan transaksi minimal Rp1.447, masyarakat berkesempatan memperoleh voucher makan senilai Rp25.000 yang dapat dibelanjakan di berbagai tenant UMKM atau ditukarkan dengan paket kopi dan roti produksi unit usaha Pondok Pesantren Darul Istiqomah bersama WANUA. Seluruh hasil penjualan dialokasikan untuk mendukung program wakaf produktif di Sulawesi Utara.

4. WAFA – Wakaf Digital dan WAKAFEIN

Program Digitalisasi Wakaf menjadi langkah strategis mendorong wakaf produktif yang berdampak ekonomi berkelanjutan. Melalui inisiasi Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN), telah berjalan dua program wakaf produktif, yakni pembangunan glamping di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Manado dan pembentukan minimarket di Hidayatullah Tomohon. Pembayaran wakaf difasilitasi melalui QRIS, serta diperkuat dengan program WAKAFEIN—ajakan berwakaf dengan apresiasi minuman berkafein produk UMKM unggulan Sulut.

5. BUCIN – Business Matching Pembiayaan UMKM

Pada 20 Februari 2026, Bank Indonesia Sulut memfasilitasi kegiatan business matching pembiayaan UMKM bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan SulutGo, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Bank SulutGo, serta Permodalan Nasional Madani. Kegiatan ini dihadiri 80 pelaku UMKM dan bertujuan meningkatkan pemahaman produk pembiayaan serta memperluas akses pendanaan bagi UMKM Sulut.

6. LIQRA – Literasi QRIS, CBP Rupiah dan Ekonomi Syariah

Bank Indonesia Sulut secara konsisten menyelenggarakan edukasi QRIS, Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta ekonomi syariah. Program ini bertujuan mempercepat digitalisasi transaksi non-tunai, memperkuat kesadaran masyarakat terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, dan memperluas partisipasi dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Utara.

7. SERAMBI – Semarak Rupiah Ramadhan 2026

Melalui program SERAMBI, Bank Indonesia Sulut memastikan ketersediaan uang Rupiah selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Layanan penukaran uang berlangsung pada 18 Februari hingga 13 Maret 2026 melalui kas keliling di berbagai lokasi di Sulawesi Utara, termasuk Lapangan Parkir Megamall Manado. Hingga 26 Februari 2026, tercatat 2.963 penukar dengan total realisasi mencapai Rp12,73 miliar.

8. KORMA – Kompetisi Seputar Ekonomi Syariah

Semarak Ramadhan turut diramaikan melalui lima perlombaan, yakni Halal Chef Competition, Dai/Daiyah Competition, Singing Competition, Konten Ekonomi Syariah, serta Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN). Kompetisi ini menjadi sarana edukasi dan sosialisasi ekonomi syariah, khususnya bagi generasi muda, sekaligus menumbuhkan talenta unggul sebagai duta ekonomi syariah Sulawesi Utara.

Program Hijau

9. HIKMAH – Hijaukan Ramadhan Berkah

Sebagai dukungan terhadap semangat Program Asri Presiden RI, Bank Indonesia Sulut menghadirkan program HIKMAH. Melalui program ini, masyarakat dapat menukarkan lima botol plastik bekas dengan voucher makan yang berlaku di tenant UMKM. Ditargetkan 4.000 botol plastik terkumpul dan selanjutnya diolah menjadi produk home decor bernilai jual bekerja sama dengan WANUA, yakni Bank Sampah Induk Likupang.

“Melalui sembilan program tersebut, HIJRAH Sulut Fest 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang festival Ramadhan, tetapi juga menjadi motor penggerak transformasi ekonomi syariah yang inklusif, digital, dan berkelanjutan di Sulawesi Utara,” tutur Supratikto.(sco)

Baca Juga

Uluran Tangan dari Tomohon untuk Siau: Bantuan Kemanusiaan Disalurkan Lewat BPBD

Andreas Poluan

Penerbangan Manado-Jepang Resmi Dibuka, Gubernur Olly Dondokambey Ungkap Dampak Perekonomian Sulut

Basis Berita

UMP Sulut 2024 jadi Rp3.545.000, Gubernur Olly Dondokambey Bilang Begini

Basis Berita