Ekonomi Pemerintahan

Kolaborasi Kemenparekraf-Dispar Sulut Gelar Workshop, Dorong Pelaku Ekraf Tembus Pasar Luar Negeri

BASISBERITA.COM, Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw terus mendorong pelaku usaha khususnya di bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengembangkan usahanya agar bisa menembus pasar luar negeri.

Salah satu upaya yang dilakukan, di antaranya dengan menggelar Workshop Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Hotel Ibis Manado, Selasa (28/5/2024). Workshop tersebut dibuka langsung Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Sulut Henry Kaitjily.

Dalam sambutannya, Kaitjily mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia bersama Dinas Pariwisata Daerah Sulut.

“Jadi, kalau susah berpikir sendiri harus ada sinergitas kolaborasi,” kata Kaitjily saat membuka workshop tersebut.

Lebih jauh, kata dia, lewat workshop ini dilaksanakan guna mendorong para pelaku ekonomi kreatif di Sulut berkembang sehingga bisa masuk ke pasar luar negeri.

“Ke depan lebih PD (Percaya Diri) agar bisa masuk ke domestik nusantara maupun ke luar negeri,” ujarnya.

“Jangan cepat puas dengan produk kita. Harus lebih ditingkatkan agar naik kelas ke pasar luar negeri,” sambungnya.

Ia mencontohkan produk harus menarik dari sisi kemasan. “Harus ada modifikasi mengikuti perkembangan zaman,” tuturnya.

Untuk rasa, lanjut Kaitjily, ikut juga dikembangkan.

“Macam-macam rasa dan bentuk harus dimodifikasi,” tukasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri para pelaku usaha ekonomi kreatif di Sulut, dengan nara sumber dari Kemenparekraf, perwakilan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sulut.(sco)

Baca Juga

Figur Biliar Nasional Hendra “Carabao” Kurniawan Apresiasi Kebangkitan Olahraga Sulut di Era Gubernur Yulius Selvanus

Basis Berita

Sulut Makin Keren, Makin Maju: Lompatan Ekonomi dan Kesejahteraan di Bawah Kepemimpinan YSK-Victory

Basis Berita

Buka Raker PKK, Dekranasda dan Posyandu, Gubernur Yulius Selvanus: Program Harus Sentuh hingga Rumah Tangga

Basis Berita