BASISBERITA.COM, Tomohon- Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, SE, MIKom, memimpin apel kerja jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota, Senin (1/9/2025).
Dalam arahannya, Rumajar menegaskan bahwa apel kerja bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Apel kerja merupakan pembiasaan perilaku disiplin sekaligus sarana menumbuhkan semangat, rasa kebersamaan, dan kekeluargaan di antara ASN Pemerintah Kota Tomohon,” ujar Rumajar.
Ia menekankan, ASN bukan hanya sekadar profesi, tetapi bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Karena itu, setiap ASN dituntut memiliki integritas, dedikasi, dan loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas.
“ASN harus terus meningkatkan profesionalisme di tengah persaingan dan perubahan yang cepat, dengan berinovasi serta beradaptasi. Jadilah ASN yang menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.
Rumajar juga mengingatkan pentingnya koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarpihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih efektif dan efisien. Ia menambahkan, disiplin ASN menjadi indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Kepada para pimpinan perangkat daerah, Rumajar meminta agar konsisten melakukan pemantauan, pembinaan, dan penegakan disiplin di unit kerja masing-masing.
“Jangan hanya hadir secara fisik, tetapi juga tunjukkan kinerja yang baik. Evaluasi kinerja dan disiplin ASN akan terus dilakukan sebagai dasar pemberian penghargaan maupun pertimbangan sanksi,” jelas pejabat yang akrab disapa SeGAR itu.
Menanggapi situasi nasional yang diwarnai aksi unjuk rasa di beberapa daerah, Rumajar juga menyampaikan imbauan kepada ASN di Kota Tomohon untuk:
1. Tetap fokus menjalankan tugas pelayanan publik dan tidak terpengaruh situasi, serta segera melapor jika terdapat potensi gangguan keamanan.
2. Bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan hoaks atau informasi yang belum terverifikasi, serta menjaga etika berkomunikasi.
3. Menunjukkan sikap wajar, rendah hati, dan berempati dalam kehidupan bermasyarakat.
4. Bersama masyarakat dan pihak terkait menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban demi terciptanya suasana yang kondusif, aman, dan nyaman.
“Mari kita doakan bangsa kita agar segera dipulihkan dari situasi yang terjadi akhir-akhir ini,” pungkasnya.(AP)

