BASISBERITA.COM, Manado – Komitmen Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus dalam mendorong perekonomian Bumi Nyiur Melambai berbuah positif.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, mengungkap pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Sulut 5,39 persen (year on year). Pertumbuhan tersebut diharapkan terus meningkat. Pasalnya, target yang dipasang Provinsi Sulut dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pertumbuhan ekonomi berada pada 6-7 persen.
Dibeberkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Aidil Adha, di kantornya, Rabu (5/11/2025), perekonomian Sulut dilihat dari sisi produksi alami pertumbuhan tertinggi adalah Lapangan Usaha Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 13,97 persen.
“Kalau dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Luar Negeri alami pertumbuhan tertinggi sebesar 46,24 persen,” ungkapnya.
Ia juga mengungkap lapangan usaha dari pertanian alami pertumbuhan sebesar 21,03 persen, perdagangan 13,90 persen, transportasi 11,90 persen, konstruksi 11,08 persen dan industri pengolahan 10,84 persen.
Sementara administrasi pemerintahan tumbuh sebesar 5,39 persen, pertambangan 5,06 persen, informasi dan komunikasi 3,98 persen, jasa kesehatan 3,97 persen, serta jasa keuangan dan asuransi tumbuh 3,29 persen.
Sesuai data BPS, perekonomian Sulut dengan besaran PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) atas dasar harga berlaku triwulan III tahun 2025 mencapai Rp51,44 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp28,50 triliun.(sco)

