BASISBERITA.COM, Manado – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian/penjelasan Gubernur Sulut Yulius Selvanus terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, di DPRD Sulut, pada Senin (24/11/2025).
Di kesempatan yang sama juga, disampaikan mengenai Ranperda Tentang PT Membangun Sulut Maju Perseroan Daerah serta Ranperda Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, sekaligus Pemandangan Umum Fraksi.
Gubernur Yulius mengawali sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulut yang terus menjaga kinerja untuk penyusunan kebijakan fiskal daerah.
Orang nomor satu di Sulut ini menegaskan untuk penyusunan rancangan APBD 2026 mengacu pada ketentuan Pasal 104 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.
Gubernur membeber pendapatan daerah tahun 2026, ditargetkan sebesar Rp3,18 triliun, sedangkan belanja daerah Rp3,01 triliun. Ia juga menyebut adanya penerimaan pembiayaan dari SILPA sebesar Rp50 miliar serta pengeluaran pembiayaan Rp210,6 miliar, yang dialokasikan pembayaran utang daerah.
Gubernur menambahkan untuk ruang fiskal pada tahun depan cukup berat. Pasalnya, 2026 pemerintah pusat mengurangi dana transfer ke daerah. Hal ini pun membuat Pemerintah Daerah (Pemda) harus menata ulang prioritas pembangunan.
“Meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), kita harus semakin kreatif, manfaatkan aset daerah dengan optimal,” kata Yulius.
Setiap rupiah yang akan dibelanjakan, ujar gubernur, harus beri hasil maksimal kepada masyarakat.
“Tantangan ini bukan untuk melemahkan semangat kita, tapi justru jadi momentum untuk memperkuat disiplin fiskal dan membangun tata kelola anggaran yang lebih adaptif, responsif serta berkelanjutan,” tuturnya.
Ia pun menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut tetap berkomitmen menjaga pelayanan dasar, yang ada di sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur, olahraga hingga kebudayaan.
Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen serta dihadiri Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, pimpinan dan anggota DPRD Sulut dan pejabat teras Pemprov Sulut.(sco/*)

