Advetorial

“23 Tahun Tomohon: DPRD Tegaskan Arah Transformasi Menuju Kota Berdaya Saing.”

BASISBERITA.COM,Tomohon – Peringatan Hari Jadi ke-23 Kota Tomohon ditandai dengan pelaksanaan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, Selasa (27/1/2026), di ruang sidang paripurna DPRD setempat. Momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang kota yang lahir dari aspirasi masyarakat hingga berkembang sebagai salah satu daerah strategis di Sulawesi Utara.


Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, didampingi Wakil Ketua DPRD Donald Pondaag dan Jeffri Hany Polii, serta dihadiri seluruh anggota DPRD Kota Tomohon.

Dalam pidatonya, Mono Turang menegaskan bahwa Tomohon merupakan kota hasil pemekaran dari Kabupaten Minahasa yang memiliki potensi besar, khususnya pada sektor pariwisata dan pertanian. Menurutnya, perkembangan kota ini tidak terlepas dari perjalanan sejarah panjang yang bahkan telah tercatat dalam karya etnografis Nicolaas Graafland, seorang pendeta Belanda yang pada 14 Januari 1864 menuliskan tentang wilayah bernama Tomohon yang ia kunjungi sekitar tahun 1850.

“Sejarah menunjukkan bahwa Tomohon bukanlah kota yang lahir tiba-tiba. Ia tumbuh dari perjalanan panjang masyarakatnya yang memiliki semangat membangun daerah,” ujar Mono Turang.
Ia menjelaskan, aspirasi pemekaran wilayah mulai menguat pada awal dekade 2000-an. Sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa mendorong pembentukan daerah otonom baru sebagai respons terhadap dinamika pembangunan dan kebutuhan pelayanan publik.
Setelah melalui proses yuridis yang panjang serta berbagai pertimbangan strategis, Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama DPRD Minahasa akhirnya merekomendasikan pembentukan Kota Tomohon yang juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Langkah tersebut kemudian diwujudkan melalui penerbitan Undang‑Undang Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon, yang secara resmi menetapkan berdirinya Kota Tomohon sebagai daerah otonom baru.
Sejak berdirinya lembaga legislatif hasil Pemilu 2004, DPRD Kota Tomohon turut melahirkan sejumlah regulasi penting, termasuk Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2005 tentang Lambang Daerah serta Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 2005 yang menetapkan Hari Jadi Kota Tomohon.

Dalam peringatan tahun ini, pemerintah kota mengusung tema “Kota Tomohon Bertransformasi, Berwawasan Lingkungan dan Berdaya Saing.” Tema tersebut mencerminkan komitmen pembangunan yang berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan, sekaligus progresif dalam mendorong daya saing daerah.
DPRD Kota Tomohon juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tomohon di bawah kepemimpinan Wali Kota Caroll Joram Azarias Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Gladys Adolfina Rumajar yang dinilai berhasil membawa berbagai kemajuan di sejumlah sektor pembangunan.
“Capaian yang diraih saat ini merupakan anugerah Tuhan sekaligus hasil kerja bersama antara pemerintah, DPRD, dan seluruh masyarakat Kota Tomohon,” kata Mono Turang.


Pada kesempatan tersebut, sambutan juga disampaikan oleh Wali Kota Tomohon serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Provinsi Sulut Fransiskus E. Manumpil yang hadir mewakili Gubernur.

Rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tomohon ke-23 turut diwarnai doa syukur lintas agama yang dipanjatkan oleh tokoh agama di kota tersebut, antara lain Pdt. Joice Sondak, Pastor Cosmas Ngala, Ustad Abdul Mamud, serta Bhikkhu Meichi Pannavati Runtuwene.
Rapat paripurna tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan partai politik, serta insan pers.

Momentum peringatan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan Kota Tomohon tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi juga oleh peran masyarakat dan para tokoh yang sejak awal memperjuangkan lahirnya kota ini. Dengan usia yang kini memasuki dua dekade lebih, Tomohon diharapkan terus melangkah menuju kota yang maju, berkelanjutan, dan semakin kompetitif di tingkat regional maupun nasional.(AP)

Baca Juga

Gubernur Yulius Selvanus Sikapi Tantangan Hadapi Pengendalian Inflasi Pangan

Basis Berita

Buka Festival Bunaken 2025, Gubernur Yulius Selvanus Dorong Kolaborasi untuk Pelestarian dan Pariwisata

Basis Berita

Kepemimpinan Bupati FDW, Pemkab Minsel Raih Banyak Penghargaan dan Prestasi Tahun 2023

Basis Berita