BASISBERITA.COM, Tomohon — Masjid Agung Al-Mujahidin Tomohon menjadi saksi kebersamaan Pemerintah Kota Tomohon dengan masyarakat dalam agenda buka puasa bersama dan Safari Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026). Momen ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjelma ruang pertemuan nilai—antara spiritualitas, pelayanan publik, dan semangat merawat keberagaman.
Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, didampingi Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, hadir langsung menyapa jamaah. Dalam sambutannya, ia menyoroti suasana damai yang selama ini terjaga di Kota Tomohon, sebagai fondasi penting bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk.

“Ramadan adalah ruang refleksi—membersihkan hati, mengendalikan diri, sekaligus mempererat silaturahmi,” ujar Wali Kota, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan hanya simbolis, melainkan bentuk komitmen dalam merawat kebersamaan lintas elemen masyarakat.
Lebih dari itu, momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah pesan strategis. Pemerintah Kota Tomohon kembali mendorong gerakan “Torang Tanam Apa Saja” sebagai upaya kolektif menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan kota yang hijau dan produktif. Di sisi lain, kesadaran akan pengelolaan sampah turut ditekankan, dengan ajakan kepada warga agar lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan.
Tak hanya itu, kanal partisipasi publik “Corong Suara Rakyat” diperkenalkan sebagai ruang aspirasi berbasis WhatsApp, membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan saran terhadap pelayanan pemerintah. Langkah ini diposisikan sebagai jembatan komunikasi yang inklusif di tengah dinamika pembangunan kota.
Isu toleransi juga mendapat penegasan kuat. Pemerintah Kota Tomohon, menurut Wali Kota, akan terus menjaga harmoni antarumat beragama sebagai identitas utama daerah. “Keberagaman adalah kekuatan kita. Tugas bersama untuk menjaganya tetap kokoh,” tegasnya.

Di penghujung acara, suasana semakin khidmat saat dilakukan penyerahan bantuan simbolis kepada perwakilan penerima dari Pemerintah Kota Tomohon, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tomohon, serta BNI Cabang Tomohon. Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial di bulan suci.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, perwakilan TNI dari Kodim 1302/Minahasa, unsur Kejaksaan Negeri Tomohon, Sekretaris Daerah Edwin Roring, hingga tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan. Doa penutup dipimpin oleh Imam Masjid, Haji Sutardi Karim, yang mengajak seluruh hadirin menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah lantunan doa dan kebersamaan saat berbuka, pesan yang tersirat terasa jelas: Ramadan di Tomohon bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang merawat kota—dari hati, dari lingkungan, dan dari hubungan antarwarga.(AP)

