Ekonomi

BI dan Pemkab Sitaro Perluas Pemanfaatan QRIS untuk Transaksi Masyarakat

BASISBERITA.COM, Manado – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPwBI Sulut) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus memperkuat digitalisasi transaksi di daerah melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, QRIS, serta pelindungan konsumen yang dilaksanakan pada 11–12 Maret 2026 di sejumlah titik di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bank Indonesia Sulawesi Utara bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam meningkatkan penggunaan transaksi digital di masyarakat.

Edukasi dilaksanakan di sejumlah SMA di wilayah Kepulauan Sitaro dengan melibatkan lebih dari 430 peserta. Dalam sesi tersebut, para siswa diperkenalkan dengan konsep Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, termasuk cara mengenali keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Selain itu, peserta juga mendapatkan literasi mengenai pemanfaatan QRIS serta pentingnya pelindungan konsumen dalam transaksi digital.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Pasar Ampera Ulu Siau dengan melibatkan sekitar 100 pedagang dan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Bank Indonesia bersama perangkat daerah melakukan sosialisasi penggunaan QRIS sekaligus mengajak pedagang dan masyarakat untuk mulai memanfaatkan pembayaran digital dalam transaksi sehari-hari.

Penerapan QRIS dalam pembayaran retribusi daerah diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. Bagi masyarakat dan pedagang, transaksi menjadi lebih praktis karena tidak perlu menyiapkan uang tunai, proses pembayaran lebih cepat, serta tercatat secara digital. Sementara itu bagi pemerintah daerah, sistem pembayaran non-tunai dapat mendukung tata kelola penerimaan yang lebih tertib, efisien, dan transparan.

Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Ircham Andrianto Taufick, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk meningkatkan akseptasi masyarakat terhadap transaksi digital di daerah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akseptasi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sitaro terhadap transaksi digital dengan memperkenalkan kanal pembayaran QRIS untuk pembayaran retribusi parkir, kebersihan, dan pasar. Selain itu, QRIS juga dapat dipergunakan untuk transaksi ritel lainnya,” ujar Ircham.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi sistem pembayaran akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui sistem pembayaran yang lebih efisien dan transparan.

Perkembangan penggunaan QRIS di Kabupaten Kepulauan Sitaro menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga 31 Januari 2026 tercatat sebanyak 4.173 merchant QRIS di wilayah tersebut. Dari sisi transaksi, pada Januari 2026 tercatat 35.919 transaksi QRIS dengan nilai mencapai Rp3,63 miliar.

Angka ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Januari 2025, jumlah transaksi QRIS di Kabupaten Kepulauan Sitaro tercatat hanya 2.659 transaksi dengan nilai sekitar Rp466 juta. Peningkatan ini menegaskan bahwa penggunaan pembayaran digital di daerah tersebut semakin diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ke depan, BI bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui TP2DD akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS, baik untuk transaksi masyarakat sehari-hari maupun untuk mendukung digitalisasi layanan pemerintah daerah. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif di Kabupaten Kepulauan Sitaro, sekaligus menghadirkan layanan publik yang lebih mudah diakses, cepat, dan akuntabel.(sco/*)

Baca Juga

Miliki Kantor Utama yang Baru, Olly Dondokambey Optimis BSG Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Basis Berita

Berkontribusi Kendalikan Inflasi, BI Sulut Dukung Petani Milenial di Minahasa

Basis Berita

Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat, Pemprov Sulut-BI Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

Basis Berita