BASISBERITA.COM, Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) memperingati 9 tahun kepemimpinan mereka dengan menggelar Ibadah Syukur di Ballroom Kantor Bank Sulutgo pusat, pada Senin (17/2/2025).
Ibadah yang dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa Pdt Hein Arina ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Sulut Rita Tamuntuan, Sekretaris TP-PKK Kartika Devi Tanos, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Steve Kepel, pimpinan dan anggota DPRD Sulut, para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta administrator di lingkup Pemprov Sulut.
Sesuai firman yang diambil dari alkitab pada Amsal 9:1-18, Khadim Pdt Arina menyebut perjalanan sembilan tahun OD-SK banyak menghantarkan Sulut dengan berbagai prestasi. Capaian itu, kata Arina, merupakan berkat yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus.
“Kalau diperhatikan bagaimana kepemimpinan 9 tahun ini yang telah diberikan banyak prestasi dengan memiliki dimensi humanistik dan solidaritas yang tinggi serta membangun kerukunan yang sangat dalam,” tuturnya.
Gubernur Olly mengatakan capaian yang diraih berkat dukungan masyarakat Sulut.
“Pemerintahan kami berjalan dengan mulus karena dukungan semua stakeholders yang ada di Sulut maupun partai-partai politik maupun wartawan dan semua yang di luar kepemimpinan OD-SK. Semua mendukung program-program kami berjalan dengan baik sehingga berdampak sangat positif,” tuturnya.
Namun diakuinya, keberhasilan tersebut bukan tanpa hambatan. “Banyak kerikil-kerikil tajam yang kita hadapi. Tapi karena torang hadapi dengan puji Tuhan, kerikil-kerikil yang tajam itu jadi tumpul,” ungkap Olly.
Sementara itu, kepada awak media usai ibadah syukur, Olly mengajak seluruh masyarakat Sulut mendukung pemerintahan yang baru.
“Tentunya saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Sulut, pesta demokrasi sudah selesai. Semua sudah ada pemimpin yang baru, baik kabupaten/kota maupun provinsi. Mari sama-sama kita membangun Sulut yang lebih baik dan lebih hebat ke depan,” tukas Olly.
Pada kesempatan itu, diberikan bonus kepada para atlet dan pelatih peraih medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Sumatera Utara dan Aceh, serta peraih medali pada Pekan Paralimpiade Nasional atau Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) XVII.
Selain itu, juga diserahkan bantuan bagi nelayan pengungsi Gunung Ruang. Bantuan yang diberikan berupa kapal dan alat penangkap ikan.(sco)

