Basis Berita
Pemerintahan

Jelang Verifikasi Lapangan, Dinas P3AD Sulut Dorong Tomohon Kejar Penghargaan PEP Utama

BASISBERITA.COM, Tomohon – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3AD) Provinsi Sulawesi Utara, Tienneke Adam, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap peluang Kota Tomohon meraih penghargaan tertinggi Parahita Ekapraya (PEP) kategori Utama pada tahun 2026 ini.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kewenangan Kota Tomohon di Ruang Command Center Pemerintah Kota Tomohon, Selasa (27/10/2026).

Adam menjelaskan bahwa pencapaian skor verifikasi administrasi Kota Tomohon yang mencapai 822 poin merupakan modal sangat kuat. Berdasarkan kriteria penilaian Kementerian PPPA, skor antara 801 hingga 900 masuk dalam kualifikasi untuk memperoleh predikat Utama. Jika sebelumnya Tomohon berada di posisi Madya, dengan performa konsisten selama verifikasi lapangan nanti, ada potensi lonjakan dua tahap langsung ke peringkat tertinggi.

“Puji Tuhan sekali, Kota Tomohon bisa ada di angka 822. Ini berarti saat verifikasi lapangan, jika skor dipertahankan atau meningkat, kita tidak lagi bicara Nindia atau Madya, tapi langsung menyasar Utama. Sejarah menunjukkan tren positif; dulu dari Madya langsung Utama, sekarang sistemnya bertahap namun dengan fondasi data yang kuat seperti ini, lompatan kualitas sangat mungkin terjadi,” ujar Adam.

Ia menekankan bahwa keberhasilan ini bukan semata-mata tugas Dinas P3AD Kota Tomohon, melainkan hasil kolaborasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Para OPD disebutnya sebagai ujung tombak keberhasilan. Oleh karena itu, sinergitas dan kesiapan dokumen fisik menjadi kunci utama menjelang Verifikasi Lapangan (Verlap) yang akan dilakukan oleh tim pusat dari Kementerian PPPA pada awal November mendatang.

“Waspada terhadap fenomena ‘data bagus saat input, tetapi bingung saat ditunjukkan’. Dokumen SK, laporan kegiatan, dan bukti dukung lainnya harus disiapkan dalam satu file lengkap beserta aslinya. Jangan sampai ketika tim verifikator meminta bukti, jawabannya ‘sudah lupa’ atau ‘di mana stoknya?’. Keselarasan antara dokumen, praktik nyata, data, dan pengalaman warga adalah ukuran utamanya,” tegasnya.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas P3AD Kota Tomohon Wisje Oroh, Sekretaris Dinas Silvia Paat, serta narasumber praktisi gender Boaz Wilar. Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap unit kerja memahami alur verifikasi, mulai dari kesesuaian data input dengan realitas di lapangan, sehingga komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dapat dibuktikan secara faktual kepada masyarakat maupun evaluator pusat.(sco)

Baca Juga

Ribuan THL Pemprov Sulut Terima SK, Gubernur Olly Ingatkan Kejujuran

Basis Berita

Gubernur Yulius Selvanus Ingatkan OPD Kelola Keuangan Secara Akuntabel

Basis Berita

Presiden Jokowi Bersama Gubernur Olly Dondokambey Blusukan ke Salah Satu Pusat Perbelanjaan di Manado

Basis Berita