BASISBERITA.COM, Tomohon – Dalam upaya menekan angka Age Specific Fertility Rate (ASFR) di kalangan remaja, Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukcapil-KB) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar sosialisasi Program Generasi Berencana (GenRe) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen 1 Tomohon, Rabu (13/8/2025).
Kegiatan ini diikuti ratusan siswa yang antusias mendengarkan materi terkait pentingnya perencanaan masa depan, kesehatan reproduksi remaja, dan pencegahan pernikahan usia dini.
Kepala Dinas Dukcapil-KB Provinsi Sulut Christodharma Sondakh yang diwakili Kepala Bidang KS Rosita Lala dalam sambutannya, menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan remaja menjadi kunci menurunkan angka kelahiran pada kelompok usia 15-19 tahun.
“ASFR yang tinggi berpengaruh pada kualitas generasi mendatang. Melalui GenRe, kami mengajak remaja untuk fokus pada pendidikan, mengembangkan potensi diri, dan merencanakan masa depan dengan bijak,” ujarnya.
Kepala BKKBN Perwakilan Sulawesi yang diwakili Sekertaris Badan Ledy Ante, juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekolah dalam mendukung remaja mengambil keputusan yang tepat terkait masa depan mereka.
”Program GenRe memberi bekal remaja agar terhindar dari risiko kehamilan tidak diinginkan, stunting, dan masalah sosial lainnya,” jelasnya.
Sosialisasi ini dikemas interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta pembagian materi edukasi. Para siswa juga diajak bergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah untuk mendapatkan informasi yang benar seputar kesehatan reproduksi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka ASFR di Sulawesi Utara dapat terus ditekan, sekaligus membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.(sco/*)

