BASISBERITA.COM, Manado – Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2024 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) berada pada peringkat ke-30 dari 33 provinsi se Indonesia.
Dengan nilai ‘Rendah’ atau hanya mengoleksi skor 2,0202, Sulut hanya lebih tinggi dari Provinsi Papua Barat, Maluku Utara dan posisi buncit dipegang Provinsi Sulawesi Barat.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulut, Andra Mawuntu tak membantah terkait peringkat Pemprov Sulut terhadap EPPD 2024.
“Kami terima hasil rendah karena saat penginputan di aplikasi pelaporan terjadi sedikit hambatan teknis,” ujarnya, Sabtu (25/10/2025).
Terhambatnya teknis itu, kata Mawuntu, bukan tidak dipermasalahkannya. Ia bersama timnya sering komplain tapi aplikasi tidak tetap lambat.
“Hasil EPPD tak berpengaruh pada pemerintahan,” tukasnya.
Terpisah, Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Herol Vresly Kaawoan (HVK), mengatakan EPPD sengaja dimainkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab di media sosial untuk menjatuhkan pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
“Pak Gubernur Yulius Selvanus dan Pak Wakil Gubernur Victor Mailangkay baru saja dilantik pada 20 Februari 2025. Berarti EPPD itu yang dipamerkan merupakan warisan pemerintahan sebelunmnya,” akunya.
Ia menuturkan hasil EPPD tersebut akan membuat Pemprov Sulut jadi bahan evaluasi untuk mengoptimalkan kinerja guna peningkatan di tahun-tahun berikutnya.
“Pak gubernur selalu memotivasi kita untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan agar visi dan misi menjadikan Sulawesi Utara maju, sejahtera dan berkelanjutan akan terwujud,” tukasnya.(sco/*)

