Pemerintahan

Bupati Minut jadi Sekjen APKASI, Pengamat Politik: Kehormatan Besar untuk Sulawesi Utara

BASISBERITA.COM, Minut – Hajatan Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Hari Ulang Tahun ke-25 APKASI baru saja selesai diselenggarakan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Untuk hasil Munas VI APKASI diketahui menelorkan kepengurusan baru, di mana Bupati Lahat – Sumatera Selatan (Sumsel), Bursah Zarnubi, menjadi Ketua Umum dan Bupati Minut, – Sulut Joune JE Ganda, menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) serta Bupati Bandung – Jawa Barat (Jabar), Dadang Supriatna didaulat menjadi Ketua Harian.

Hasil Munas APKASI VI mendapat catatan menarik dari Pengamat Politik & Pemerintahan Sulut, Taufik M Tumbelaka.

“Hasil Munas VI APKASI cukup menarik dikarenakan ada 2 poin, yaitu pada saat pemilihan ketua umum terlihat tetap mempertahankan pola musyawarah di mana semangat kebersamaan menjadi dasar. Kedua terpilihnya ketua umum dari Kabupaten Lahat sekjen dari Kabupaten Minut dan ketua harian dari Kabupaten Bandung, ini menggambarkan ‘Harmoni’ Indonesia,” ujar Taufik M Tumbelaka, Pengamat Politik & Pemerintahan Sulut yang dikenal merupakan putera bungsu Gubernur Pertama Sulut, Minggu (1/6/2025).

Terkait terpilihnya Bupati Minut – Sulut menjadi Sekjen APKSI, Tumbelaka memberi catatan menarik.

“Terpilihnya Bupati Minut, Joune Ganda, menjadi Sekjen APKASI, ini capaian yang patut disyukuri warga Sulut. Dikarenakan itu posisi sangat strategis. Dalam organisasi dikenal ada 3 posisi strategis. Biasa disingkat KSB, Ketua Umum atau Ketua, Sekjen atau Sekretaris dan Bendahara Umum atau Bendum atau Bendahara. Jadi kepercayaan menjadi Sekjen itu kehormatan besar untuk propinsi Sulut. Sebelumnya perwakilan Sulut juga pernah dapat kepercayaan tinggi dalam APKASI, yaitu ketika Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugina Paruntu menjadi Bendahara Umum APKASI seingat saya untuk kepengursan periode 2015 – 2020,” terang Taufik M Tumbelaka yang juga mantan Ketua pertama Keluarga Alumni Unìversitas Gadjah Mada (KAGAMA) Kota Manado.

Lanjut Taufik M Tumbelaka, dengan dipercayakannya Bupati Minut, Joune JE Ganda menjadi ini capaian luar biasa.

“Dikarenakan Minut merupakan kabupaten yang usianya belum lama. Berbeda dengan Kabupaten Lahat – Sumsel yang telah ada sejak tahun 1950-an. Jumlah kecamatan di Kabupaten Lahat sekitar 24 Kecamatan. Untuk Kabupaten Bandung usianya sudah ratusan tahun, dari pertengahan tahun 1600 dengan jumlah penduduk sekarang sekitar 3,7 juta jiwa. Jadi kalau melihat dari sisi itu, capaian Kabupaten Minut dan juga propinsi Sulut dalam Munas ke VI APKASI patut disyukuri bersama,” pungkas Taufik M Tumbelaka.(sco/*)

Baca Juga

Pelantikan DPD WALUBI Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Harap Perkuat Moralitas dan Persaudaraan

Basis Berita

Gubernur Olly Dondokambey Raih Penghargaan Pembina K3

Basis Berita

Hadiri Paripurna DPRD, Wagub Victor Mailangkay Soroti SDM, Agrobisnis dan Pariwisata

Basis Berita