BASISBERITA.COM, Manado – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor antara bidang ekonomi dan pertahanan, Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi menerima kunjungan audiensi dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Joko Supratikto bersama jajaran, di Markas Komando Daerah Militer XIII/Merdeka, Rabu (10/9/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta mempererat koordinasi antara Bank Indonesia dan TNI AD di wilayah Kodam XIII/Merdeka, terutama dalam mendukung stabilitas ekonomi, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat di Sulut.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis yang berpotensi dikembangkan secara kolaboratif. Di antaranya adalah edukasi ekonomi dan literasi keuangan bagi prajurit TNI serta keluarganya, penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM, dukungan TNI dalam pengendalian inflasi daerah termasuk distribusi logistik dan pengawasan wilayah.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan nasional secara menyeluruh—tidak hanya dari sisi militer, tetapi juga ekonomi dan sosial masyarakat.
“Sinergi antara TNI dan Bank Indonesia sangat penting dalam membangun ketahanan nasional. Kodam XIII/Merdeka siap mendukung program-program strategis yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan anggota TNI,” tegas Pangdam.
Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikno, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pangdam dan jajaran. Ia juga menegaskan komitmen BI dalam memperluas kerja sama lintas sektor, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi di wilayah Sulut.
“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan diperkuat. Kerja sama antara BI dan TNI sangat penting dalam menyukseskan program edukasi keuangan, pengendalian inflasi, serta pemberdayaan UMKM, khususnya di wilayah yang menjadi fokus Kodam XIII/Merdeka,” ujar Supratikto.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cenderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol keharmonisan hubungan antar lembaga serta komitmen untuk terus bekerja sama demi kepentingan bangsa dan negara.(sco/*)

