Pemerintahan

Dana Transfer ke Daerah Berkurang, Gubernur Yulius Selvanus Tetap Pertahankan Kesejahteraan PNS

BASISBERITA.COM, Manado – Kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), menjadi perhatian Gubernur Yulius Selvanus.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Tahlis Gallang kepada media ini, Kamis (23/10/2025) mengatakan untuk tahun 2026 mengenai Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan tetap dipertahankan.

Diungkapkan Gallang, pihaknya sudah menyodorkan beberapa alternatif untuk mencermati efisiensi hingga pengurangan dana transfer ke daerah.

“Kami sudah petakan terkait ketersediaan anggaran dan kita sudah persentasekan kepada pak gubernur, anggaran kita masih cukup,” kata dia.

Dibeberkannya, anggaran yang dimaksud masih cukup itu meliputi untuk biaya bersifat wajib, seperti belanja pegawai dari gaji, tunjangan termasuk TPP.

“Kita juga masih mampu untuk belanja yang sifatnya belanja rutin, seperti kebutuhan listrik, telepon hingga air,” terangnya.

Lebih jauh, kata Gallang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk tahun depan masih mampu melayani kebutuhan di bidang pendidikan hingga kesehatan.

“Kita masih laksanakan fungsi di bidang pendidikan, anak-anak harus sekolah, aktifitas belajar tetap harus jalan. Kemudian, kita juga bisa mampu layani orang sakit di rumah sakit,” terangnya.

Lebih jauh, diungkapkan Gallang, pihaknya telah melakukan evaluasi untuk menajamkan pencapaian visi dan misi Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

“Ada beberapa alternatif yang kami sodorkan antara lain evaluasi kembali terhadap besaran TKD. Ternyata setelah kita evaluasi secara berkelanjutan, penajaman ini sudah tercermin dari program dan kegiatan dari kementerian. Di mana, itu langsung ke masyarakat,” imbuhnya.

Olehnya, pesan dari gubernur kepada abdi negara di Pemprov Sulut terus meningkatkan kinerja guna mendukung terwujudnya Sulut maju, sejahtera dan berkelanjutan.

“Tetap jaga semangat kerja, motivasi kerja dari PNS  karena pak gubernur tidak melakukan langkah awal, tidak melakukan pemotongan. Kesejahteraan pegawai tetap diperhatikan,” tukasnya.(sco)

Baca Juga

Soal THR ASN dan Perusahaan di Sulut, Olly Dondokambey Imbau Bayar Tujuh Hari Sebelum Idul Fitri

Basis Berita

Di Hadapan Menko Muhadjir Effendy, Gubernur Olly Dondokambey Sebut Orang Manado Miliki Peran Sejarah Indonesia

Basis Berita

Hadiri Ibadah HUT ke-92 KGPM, Gubernur Yulius: Gereja Berperan dalam Pembangunan Daerah

Basis Berita