Hukrim

BP3MI Sulut Cegah Pengiriman PMI Ilegal ke Kamboja, Dorong Peluang Kerja Legal

BASISBERITA.COM, Manado – Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara (Sulut) meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara non-prosedural. Fokus pencegahan terutama ditujukan pada jalur migrasi yang rawan eksploitasi, seperti ke Kamboja, Myanmar dan Laos.

Kepala BP3MI Sulut, Syachrul Afriyadi, SKom, MAP , mengungkapkan bahwa kegagalan berhasil melakukan pencegatan terhadap calon PMI yang berangkat menuju Kamboja dari Manado.

“Kami telah berhasil mencegat upaya keberangkatan ke Kamboja dari Manado. Meskipun demikian, masih ada saja masyarakat yang memiliki keinginan untuk bekerja di sana, padahal risiko eksploitasinya tinggi,” ungkap Syachrul di Kantor BP3MI Sulut, Selasa (9/12/2025).

Syachrul juga menyampaikan adanya kasus duka yang menunjukkan pentingnya perlindungan PMI. BP3MI Sulut baru-baru ini menangani pemulangan seorang warga Sulut yang meninggal di luar negeri.

“Kami juga memulangkan satu warga kami. Kami tidak bisa memulangkan jenazah secara utuh, tapi hanya abu saja karena sudah dikremasi di sana,” jelasnya.

Untuk menekan angka yang melemahkan dan mengalihkan minat masyarakat dari jalur ilegal, BP3MI Sulut sedang fokus membuka peluang kerja legal dan profesional, salah satunya ke Jepang.

“Peluang kerja luar negeri kini terbuka lebar, terutama ke Jepang yang saat ini sangat ramai peminatnya. Ini salah satu solusi untuk menekan angka kemiskinan,” kata Syachrul.

BP3MI Sulut berencana mengadakan pelatihan keterampilan secara gratis tahun depan agar calon PMI siap diberangkatkan ke Jepang.

Kami berharap instansi terkait dapat membantu kesiapan pelatihan ini bisa terlaksana dengan sukses. Kami memiliki prioritas untuk melatih 500 ribu orang sesuai Arahan Pak Presiden Prabowo Subianto, yang divisi ke 23 Satuan Kerja (Satker) di seluruh Indonesia, tambahnya.

Syachrul menambahkan bahwa masyarakat Manado dan Sulut memiliki pola pikir yang keren dan jauh ke depan, yang seharusnya dimanfaatkan untuk mengambil peluang kerja legal dan terampil.

BP3MI Sulut menegaskan komitmennya untuk membantu dan melindungi masyarakat sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami hadir membantu masyarakat, melindungi masyarakat, sesuai motto kami Proteksi Migran Aman, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju ,” tutup Syachrul.(sco)

Baca Juga

Sidang Dana Hibah GMIM: Kesaksian Gabby Tuelah Perkuat Fakta Tidak Ada Proposal saat Penganggaran

Basis Berita

Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik, Dolfie Maringka Minta Maaf ke Gubernur Olly Dondokambey

Basis Berita

Gubernur Olly Dondokambey Irup Apel Pasukan Operasi Ketupat 2023

Basis Berita