BASISBERITA.COM, Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat langkah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing global. Hal ini ditunjukkan melalui pelepasan peserta program magang ke Jepang yang dilaksanakan pada Senin (6/3/2026) di Wisma Negara Bumi Beringin, Kota Manado.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus, secara langsung melepas 15 peserta terbaik yang akan menjalani program magang di Nagasaki, Jepang. Mereka merupakan bagian dari 250 peserta yang mengikuti pelatihan dalam periode 2025–2026 dan berhasil lolos seleksi ketat.
Program magang ini dirancang berlangsung selama tiga tahun dan merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Sulut dan PT Indonesia Nippon Anugerah, sebagai upaya membuka peluang kerja internasional bagi generasi muda daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa para peserta memiliki peran penting sebagai representasi daerah di luar negeri. Ia mengingatkan agar para peserta mampu menjaga sikap dan menunjukkan etos kerja yang baik selama berada di Jepang.
“Kalian bukan hanya bekerja, tetapi juga membawa nama daerah dan bangsa. Tunjukkan sikap disiplin, kejujuran, serta tanggung jawab. Manfaatkan perbedaan budaya sebagai pengalaman berharga untuk berkembang,” ujar Yulius.
Sejak tahun 2023, Jepang diketahui membutuhkan sekitar 2.000 tenaga kerja asal Sulut setiap tahunnya. Kondisi ini menjadi peluang besar, namun juga diiringi tantangan dalam menyiapkan SDM yang siap secara mental, bahasa, dan keterampilan kerja.
Adapun perkembangan program magang menunjukkan tren positif. Di mana, pada tahun 2023, sebanyak 270 dari 321 peserta pelatihan berhasil diberangkatkan. Sementara setahun kemudian yakni 2024, jumlah peserta meningkat menjadi 364 orang, dengan 107 orang telah berangkat.
Untuk periode 2025–2026, terdapat 250 peserta pelatihan, di mana 48 orang telah lolos tahap wawancara dan 15 orang resmi diberangkatkan pada kesempatan ini.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Daerah Sulut, khususnya kepada kepala dinasnya Femmy Suluh serta pihak PT Indonesia Nippon Anugerah atas peran aktif dalam membina dan mempersiapkan peserta.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan serta meningkatkan kualitas pelatihan agar semakin banyak generasi muda Sulut yang mampu bersaing di tingkat internasional. Diharapkan, para peserta yang kembali dari Jepang nantinya dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah serta membawa perubahan positif bagi masyarakat Sulut.(sco/*)

