BASISBERITA.COM, TOMOHON — Senin pagi, 2 Februari 2026, aroma dapur dan derap langkah pejabat bertemu di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tomohon. Komisi III DPRD Kota Tomohon turun langsung ke lapangan, memastikan satu hal sederhana namun krusial: makanan bergizi benar-benar sampai ke piring anak-anak.
Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di tiga titik strategis, yakni SPPG Kolongan 1, SPPG Woloan 1, dan SPPG Walian. Sidak ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, program yang menyentuh langsung denyut kesejahteraan masyarakat.
Komisi III DPRD yang membidangi Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat memeriksa proses penyediaan makanan, kualitas bahan pangan, kebersihan dapur, hingga mekanisme distribusi. Di setiap lokasi, anggota dewan berdialog dengan pengelola SPPG, mencatat temuan, sekaligus mendengar kendala yang dihadapi di lapangan.

“Program ini tidak boleh hanya bagus di atas kertas. Kualitas gizi, higienitas, dan ketepatan sasaran harus terjamin,” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam sidak tersebut.
Hasil pantauan sementara menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan, namun tetap membutuhkan pengawasan berkelanjutan agar standar pelayanan tetap terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh penerima.
Sidak ini menegaskan peran DPRD bukan hanya sebagai pembuat kebijakan, tetapi juga penjaga kualitas implementasi. Sebab, di balik satu porsi makan bergizi, ada investasi jangka panjang bagi kesehatan dan masa depan generasi Tomohon.(AP)

