BASISBERITA.COM, Tomohon – Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mutlak atau master key untuk menjawab tantangan zaman dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Penegasan ini disampaikan Caroll saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Manajemen Talenta dan Pengembangan Karir ASN se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), secara virtual, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas birokrasi ini menghadirkan Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Ojak Murdani, sebagai narasumber utama.
Dalam arahannya, Wali Kota Caroll Senduk menilai manajemen talenta memiliki fungsi yang sangat strategis bagi institusi pemerintahan di Bumi Toar Lumimuut.
“Melalui penerapan kualifikasi dan kinerja yang tepat, kualitas pelayanan publik akan meningkat pesat sehingga organisasi menjadi lebih lincah dan responsif,” ujar Wali Kota Caroll Senduk.
Lebih lanjut, Caroll menjelaskan bahwa prinsip right man on the right place di setiap perangkat daerah akan menjamin efisiensi dan efektivitas organisasi tanpa memberikan ruang bagi subjektivitas. Sistem ini juga menyediakan talent pool berbasis database hasil asesmen ketat, yang mempermudah rotasi, mutasi, dan promosi secara objektif.
Guna memastikan tujuan dan manfaat strategis tersebut dapat terwujud, Wali Kota menekankan lima catatan penting yang harus menjadi perhatian bersama:
1. Komitmen Kuat: Dukungan penuh dari pimpinan daerah dan seluruh jajaran birokrasi.
2. Validitas Data: Data ASN harus akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai fondasi utama pemetaan potensi.
3. Sinergi dan Kolaborasi: Penguatan kerja sama antarpemerintah daerah sebagai ruang berbagi pengalaman.
4. Pengawasan Berkelanjutan: Evaluasi rutin untuk memastikan implementasi berjalan murni berdasarkan prinsip objektivitas dan sistem merit.
5. Fokus Pelayanan: Pencapaian tujuan organisasi yang bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di akhir sambutannya, Wali Kota berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menginstruksikan agar peserta dapat merumuskan instrumen penilaian yang akurat sesuai karakteristik lokal, serta memastikan para Kepala Perangkat Daerah aktif membina staf potensial tanpa diskriminasi.
FGD ini turut dihadiri oleh Kepala BKD Sulut
John Marentek, para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Sulut, para Asisten Administrasi Umum, Kepala BKD/BKPSDM se-Sulut, serta jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.(sco/*)


