BASISBERITA.COM, Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Halaman Kantor Gubernur Sulut, Rabu (20/5/2026). Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat dengan diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) serta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Sulut.
Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.
Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Dalam sambutan Menteri Komdigi yang dibacakan Wagub Victor Mailangkay, disebutkan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum untuk merefleksikan kembali lahirnya semangat persatuan bangsa sejak berdirinya organisasi Boedi Oetomo.
Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga menyangkut penguasaan informasi dan kemampuan menghadapi transformasi digital.
“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Victor Mailangkay saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital.
Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat arah pembangunan nasional melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut di antaranya Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Di sektor ekonomi, pemerintah juga mendorong penguatan ekonomi berbasis desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Selain itu, perhatian terhadap perlindungan anak di ruang digital turut menjadi fokus pemerintah. Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS, pemerintah berupaya menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak, termasuk melalui pembatasan akses media sosial bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.
Wagub Victor Mailangkay menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi dorongan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta mendukung arah pembangunan nasional melalui visi Asta Cita.
Usai pelaksanaan upacara, Wakil Gubernur bersama jajaran pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut melanjutkan kegiatan dengan melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang bangsa.(sco/*)


