Pemerintahan

BPKP Sulut Nakhoda Baru, Gubernur Yulius Selvanus Dorong Pengawasan yang Konstruktif dan Transparan

BASISBERITA.COM, Manado – Kepala Badan Pengawas Pembangunan dan Keuangan Daerah (BPKP) Sulawesi Utara (Sulut) Heru Setiawan resmi memimpin lembaga tersebut setelah dilakukan pengukuhan/pelantikan di Wisma Negara Bumi Beringin, Kota Manado, pada Selasa (21/10/2025).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Keamanan, Hukum, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sally Salamah disaksikan Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay serta Forkopimda Sulut.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius mengatakan pelantikan kepala BPKP Sulut yang baru ini merupakan momentum penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan profesional di Sulut.

Gubernur pun mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BPKP Sulut atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam membina tata kelola keuangan dan pembangunan di daerah.

“Kepada Bapak Heru Setiawan yang dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara, saya ucapkan selamat serta kiranya sukses untuk tugas-tugas ke depan,” tutur gubernur.

Orang nomor satu di Sulut menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, namun merupakan amanah besar untuk mengawal penggunaan anggaran publik, memastikan kepatuhan aturan, serta mendorong efektivitas dan efisiensi setiap rupiah yang dikeluarkan untuk kepentingan rakyat.

“Esensi pelantikan hari ini melekat erat pada tugas BPKP yakni melakukan pengawasan, pemberian rekomendasi perbaikan serta pendampingan teknis untuk mewujudkan akuntabilitas fiskal dan kualitas pembangunan,” terangnya.

Dalam konteks yang lebih luas, lanjut Gubernur Yulius, peran BPKP sangat strategis untuk mendukung upaya pemerinrah pusat dan pemerintah daerah, termasuk program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Tanpa pengawasan yang kuat dan integritas yang teguh, setiap program pembangunan berisiko tidak sampai kepada yang berhak,” tegasnya.

Yulius mengaku Pemprov Sulut siap bersinergi dengan BPKP.

“Mari kita kawal setiap proyek, setiap belanja, setiap program dengan transparansi, pengendalian internal yang ketat, serta partisipasi publik,” imbuhnya.

“Perkuat koordinasi antarinstitusi, tingkatkan kapasitas SDM, dan manfaatkan teknologi informasi untuk memperkecil celah penyimpangan,” sambungnya.

Yulius menaruh harapan kepada kepala BPKP Sulut yang baru agar menjadi pemimpin yang berintegritas, berani dan memiliki keteladanan.

“Jadikan pengawasan sebagai upaya konstruktif, bukan sekadar menemukan kesalahan, tetapi memperbaiki sistem agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, adil, dan bermartabat,” tukasnya.(sco/*)

Baca Juga

Tujuh Tahun Pimpin Sulut, OD-SK Mengabdi untuk Rakyat

Basis Berita

Miliki Peran Penting untuk Kemajuan, Gubernur Olly Dondokambey Apresiasi W/KI GMIM

Basis Berita

Gubernur Olly Dondokambey Irup Apel Pasukan Operasi Ketupat 2023

Basis Berita