BASISBERITA.COM, Manado – PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui Regional 4 memastikan transparansi distribusi melalui sistem digital yang memungkinkan pemantauan stok hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh provinsi di Indonesia.
“Ketersediaan stok bisa dicek melalui sistem kami hingga ke lini daerah. Ini untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran,” ujar General Manager (GM) Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani saat Media Gathering bertajuk “Edukasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi” di Bumber Cafe and Resto, Kota Manado, pada Jumat (17/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga harga pupuk bersubsidi tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Tidak ada toleransi bagi pihak yang menjual di atas ketentuan karena hal tersebut dapat menghambat program swasembada dan ketahanan pangan nasional.
“Bila dinyatakan benar kita cabut operasional kios yang jual di atas HET,” tegasnya.
Ia juga mengajak media untuk berperan aktif dalam melakukan pengawasan.
“Media menjadi mitra penting sebagai kontrol sosial dan turut memastikan penyaluran pupuk berjalan sesuai aturan,” ungkapnya.
Dari sisi kinerja, untuk tahun 2026 ini hingga 14 April, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi secara nasional telah mencapai 2,75 juta ton atau sekitar 28 persen dari total alokasi. Capaian ini disebut sebagai salah satu realisasi terbesar sepanjang sejarah pada periode awal tahun.
Untuk di Regional 4 sendiri yang membawahi 14 provinsi di kawasan Indonesia Timur, meliputi wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua, realisasi penyalurannya telah mencapai sekitar 0,33 juta ton atau 20 persen dari total alokasi sebesar 1,69 juta ton.
Tren penyaluran di wilayah ini juga menunjukkan peningkatan, dengan realisasi tahun 2024 sebesar 74 persen dan tahun 2025 sebesar 75 persen. Pada tahun 2026, ditargetkan mencapai 80 persen atau sekitar 1,2 juta ton.
Dari sisi ketersediaan, stok pupuk di Regional 4 dinyatakan dalam kondisi aman. Perusahaan mencatat cadangan mencapai 17.675 ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga empat minggu ke depan.
Ke depan, Pupuk Indonesia juga berkomitmen meningkatkan kapasitas produksi melalui pembangunan pabrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, guna mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Kegiatan media gathering ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perusahaan dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi.(sco)

