BASISBERITA.COM, Manado – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ny Anik Yulius Selvanus, menghadiri kegiatan Penguatan dan Sinergitas Kemitraan Program Pembangunan Keluarga Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang dirangkaikan dengan promosi serta sosialisasi sejumlah program prioritas pembangunan keluarga.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BKKBN Perwakilan Sulut tersebut berlangsung di Luwansa Hotel Manado, Kamis (26/2/2026). Acara ini dihadiri para pemangku kepentingan di bidang kependudukan, keluarga berencana, serta organisasi mitra pembangunan.
Dalam sambutannya, Anik menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, menurutnya, pembangunan keluarga harus dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan agar mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
Ia menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara TP-PKK dan BKKBN dalam mengawal program-program prioritas di daerah. Dengan jejaring organisasi TP-PKK yang menjangkau hingga tingkat desa dan dasawisma, implementasi program dinilai memiliki potensi besar untuk berjalan efektif dan menyentuh langsung masyarakat.
“Sinergi kebijakan dan integrasi program di setiap tingkatan sangat diperlukan, dengan tetap memperhatikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah,” ujar Anik.
Pembangunan keluarga, lanjutnya, dilakukan melalui pendekatan siklus kehidupan, mulai dari pembinaan keluarga balita dan anak, remaja, hingga lanjut usia (lansia). Pendekatan ini bertujuan memastikan setiap fase kehidupan mendapatkan perhatian dan pendampingan yang optimal.
Dalam forum tersebut turut dipromosikan sejumlah program prioritas, antara lain Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), serta pemberdayaan ekonomi keluarga melalui penguatan pengelolaan keuangan dan pembinaan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).
Anik berharap seluruh program tersebut dapat diimplementasikan secara maksimal di kabupaten dan kota se-Sulut sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut dr. Jeanny Yola Winokan, Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Sulut Christodharma Sondakh, serta Forum Generasi Berencana (Genre) Sulut.(sco/*)

